Fatlolon Minta Seluruh Fasilitas Blok Masela Dibangun di Tanimbar

Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon akhirnya angkat bicara terkait beredarnya informasi tentang rencana penggunaan fasilitas pelabuhan PT. Samudera Indo Sejahtera milik pengusaha Tomy Winata di Tual sebagai basis logistik proyek Blok Masela.
Share it:
Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon
Saumlaki, Dharapos.com - Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon akhirnya angkat bicara terkait beredarnya informasi tentang rencana penggunaan fasilitas pelabuhan PT. Samudera Indo Sejahtera milik pengusaha Tomy Winata di Tual sebagai basis logistik proyek Blok Masela.

Ditemui media ini, Fatlolon menjelaskan bahwa dirinya belum mendengar informasi tentang upaya pengusaha Tomy Winata yang mengusulkan fasilitas pelabuhan miliknya untuk dijadikan basis logistik Blok Masela, sebagaimana dilansir sejumlah media dalam pekan ini.

Kendati sudah beredar informasi, Fatlolon berharap akan ada keputusan final SKK Migas dan INPEX untuk tetap membangun fasilitas pelabuhan yang digunakan sebagai basis logistik Blok Masela di wilayah Kepulauan Tanimbar.

"Tentang fasilitas lain diluar Tanimbar, saya belum dengar, belum melihat apalagi mengetahui siapa pemiliknya," akuinya mengawali pembicaraan di Saumlaki, Rabu (20/11/2019).

Dikatakan, Presiden Joko Widodo telah menetapkan kecamatan Tanimbar Selatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai lokasi pembangunan kilang Blok Masela.

Itu berarti segala fasilitas harus dibangun bersamaan dengan LNG sebagai suport sistem.

Melalui SKK Migas, Pemerintah Pusat telah menyurati Pemerintah Daerah KKT untuk menyiapkan lahan seluas 1.500 hektar yang diperuntukkan bagi pembangunan seluruh fasilitas Blok Masela.

Untuk itu sebagai anak daerah, dirinya minta agar pembangunan seluruh fasilitas dilakukan di wilayah KKT.

Dengan begitu, manfaat kehadiran tambang tersebut sebesar-besarnya dirasakan masyarakat di daerah ini.

"Kami tetap berkomitmen untuk mendukung kelancaran proses pembangunan fasilitas Blok Masela, apalagi Presiden Joko Widodo telah dua kali menekankan kepada saya untuk memastikan lahan dan membantu kelancaran pembangunan fasilitas tambang ini di Kepulauan Tanimbar," sambungnya.

Kembali tentang usulan Tomy Winata tersebut, Fatlolon menyerahkan sepenuhnya kepada pihak SKK Migas dan INPEX.

"Banyak hal yang bisa menjadi pertimbangan, misalnya soal jarak. Sebelum memutuskan,  harus ada survei dan analisa tentang rencana pembangunan fasilitas blok Masela. Soal kemungkinan ada fasilitas pendukung yang dibangun di luar daerah Tanimbar, saya kira itu berpulang pada INPEX dan SKK Migas yang menilai kelayakan sebuah fasilitas " cetusnya.

Fatlolon juga menambahkan, beberapa waktu lalu telah ada rapat bersama antara Pempus dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemkab Kepulauan Tanimbar.

Pemda telah meminta untuk rencana pembangunan fasilitas Blok Masela dipercepat, dan karena itu dirinya berharap agar ditahun depan sudah ada pembebasan lahan, land clearing, dan pekerjaan konstruksi.

Dia menyebutkan bahwa saat ini sedang dilakukan survei tentang daya dukung tanah untuk pembangunan fasilitas LNG yang berlokasi di Kecamatan Tanimbar Selatan.

(dp-18)
Share it:

Masukan Komentar Anda:

1 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi