Rumah Kita Saumlaki jamin ketersediaan sembako

Gerai Rumah Kita di Saumlaki yang dikelola PT. Pelni dan BUMD Kalwedo Kidabela, menjamin ketersediaan stok sembilan bahan pokok (Sembako) untuk masyarakat selama libur lebaran.
Share it:
Kepala PT. Pelni Sub Cabang Saumlaki, Obedh Manuhua
Saumlaki, Dharapos.com
Gerai Rumah Kita di Saumlaki yang dikelola PT. Pelni dan BUMD Kalwedo Kidabela, menjamin ketersediaan stok sembilan bahan pokok (Sembako) untuk masyarakat selama libur lebaran.

“Kita menjamin bahwa selama libur lebaran tahun ini, kebutuhan masyarakat akan sembako tetap tersedia. Saat ini stok terigu, beras, minyak goreng, dan sembako lainnya masih tersedia meskipun jumlah pembeli semakin meningkat,” kata Kepala PT.Pelni Sub Cabang Saumlaki, Obedh Manuhua.

Dikatakan, akibat semakin tingginya kunjungan masyarakat di Gerai Rumah Kita telah mempengaruhi stok sembako.

Stok sembako yang semula ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan pasar untuk sebulan, nyaris habis diborong para pembeli.

Hal ini disebabkan oleh karena kualitas sembako yang baik dan harga yang relatif murah jika dibandingkan dengan harga pasar di Saumlaki.

Kendati demikian, pihak Gerai Rumah Kita tetap melakukan berbagai langkah untuk mengatasi ketersediaan stok sembako, apalagi jelang hari raya Lebaran pekan depan.

“Dalam beberapa hari ke depan akan ada penambahan tepung dan juga beras. Yang laris saat ini adalah tepung dan minyak goreng Bimoli, karena mungkin harga yang kita jual itu relatif murah dari harga pasar di Saumlaki,” sambungnya.

Strategi lain yang dilakukan adalah pihaknya mengutamakan pembeli eceran yang datang membeli kebutuhan sembako. Sementara di akhir bulan Juni mendatang barulah dilakukan pelayanan terhadap para pedagang enceran maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal ini disesuaikan dengan pemuatan sembako dari Surabaya yang baru akan tiba di Saumlaki dua pekan mendatang.

Obedh mengakui, saat ini Gerai Rumah Kita belum menjual ayam potong, karena stok yang biasanya didatangkan dari Surabaya, terkendala dengan transportasi.

Proses pengiriman ayam potong yang mestinya didatangkan langsung dari Surabaya, akhirnya tersendat karena kapal yang digunakan untuk pemuatan, hanya mengakhiri pelayarannya di pelabuhan Ambon.

“Walaupun demikian, kita telah mencoba untuk menggunakan alternatif lain. Nah, kami pastikan bahwa saat Lebaran nanti, stok tetap tersedia,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui,  PT. Pelni melalui anak usahanya yakni PT. Sarana Bandar Indotrading mengoperasikan gerai logistik dalam program Rumah Kita di Saumlaki, Kabupaten MTB.

Program ini dilaksanakan atas kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah MTB yakni PT. Kalwedo Kidabela serta didukung oleh  PT. Graha Aksa dan enam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah MTB seperti BUMDes di desa Lermatang Kecamatan Tanimbar Selatan, Alusi Batjasi dan Kilmasa di kecamatan Kormomolin, serta BUMDes di desa Waturu, Tutukembung dan Watmuri di kecamatan Nirunmas.

Program tersebut merupakan implementasi konsep dan  tindaklanjut program Tol Laut gagasan Presiden Joko Widodo yang merupakan ide Kemenhub RI dan Kementerian BUMN dengan mensinergikan BUMN, PT. Pelni, Pelindo, RNI, Bulog, PPI, dan  lainnya untuk bersama-sama membantu menurunkan harga di rute Tol Laut, dimana Pelni mendapatkan penugasan membantu Pemerintah dan masyarakat, terutama di daerah 3TP (Terpencil, Terluar, Terisolasi, dan Perbatasan).

Program ini dimaksudkan untuk menjaga ketersediaan stok barang dan menekan disparitas harga barang pokok dan penting di daerah  3TP menjadi relatif tidak terlalu besar dengan sumber barang yang ada di Pulau Jawa.

Selain itu, Gerai Rumah Kita di Saumlaki berfungsi sebagai sentra distribusi untuk memasok barang kebutuhan masyarakat dan melayani kebutuhan masyarakat baik yang berbelanja secara ritel (eceran), maupun secara grosir.

Selain di Saumlaki, Gerai Rumah Kita tersebut dibuka oleh Pelni di tiga daerah lain yakni Timika, Manokwari, dan Morotai.

(dp-18)
Share it:

Ekonomi dan Bisnis

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi