Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Malra Bagi-bagi Stiker

Berkolaborasi dengan Aliansi Pemuda Kota (APEK), Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 yang dibentuk Bupati Maluku Tenggara gencar melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat.
Share it:
Aksi bagi-bagi stiker pada sejumlah titik di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19
Langgur, Dharapos.com  - Berkolaborasi dengan Aliansi Pemuda Kota (APEK), Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 yang dibentuk Bupati Maluku Tenggara gencar melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat.

Yaitu dengan membagikan stiker terkait cara mencegah penyebaran virus Covid-19 dan alternatif berjabat tangan sehingga meminimalisir kontak fisik dengan orang lain.

Pantauan media ini, Sabtu (21/3/2020), sosialisasi dilakukan pada 5 titik di Kei Kecil yang dimulai sejak pukul 07.30 Wit yang berlokasi di gereja Ohoi Kolser saat pengecoran gedung.

Kemudian, pukul 10.00 Wit, sosialisasi pada perusahaan Mutiara di Ohoiwa oleh tim Dinas Kesehatan Malra.

Di wilayah Dudunwahan dan Letman, sosialisasi dilakukan oleh tim BNPB bersama Dinas Kesehatan.

Dan terakhir pembagian stiker di Jembatan Watdek.

Selain stiker yang disebarkan berjumlah kurang lebih 800 buah juga dilakukan pemasangan spanduk pada 15 titik di Kei Kecil dan Kei Besar.

Tim juga bekerjasama dengan mobil penerangan dari Keluarga Berencana yang melakukan sosialisasi di Pasar Langgur.

Sementara untuk sosialisasi ke Ohoi-ohoi dilakukan melalui Puskesmas-puskesmas yang ada.

Sebelum Social Distancing yang dilakukan Pemerintah daerah berjalan dengan baik maka diharapkan seluruh masyarakat dapat mengetahui cara pencegahan Covid-19.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Ketty Notanubun yang diwawancarai awak media disela-sela kegiatan mengharapkan sosialisasi tersebut dapat diterima masyarakat.

“Dengan adanya sosialisasi atau penyuluhan-penyuluhan seperti ini diharapkan bisa langsung diterima masyarakat, sehingga bisa saling membantu,” harapnya.

Melalui penyebaran informasi ini, masyarakat dapat saling membantu dan mengingatkan agar bisa terhindar dari penularan Covid-19.

“Kita semua harus saling melindungi,” pinta dr. Ketty.

Mengenai fenomena kelangkaan masker dan hand sanitizer, diakuinya memang di Indonesia saat ini masker dan hand sanitizer sudah sangat sulit.  Untuk itu, pihaknya sedang berupaya dilakukan pengadaan.

“Kami sementara berupaya untuk pemesanan masker,” jelas dr. Ketty. 

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan yang lebih buruk lagi.

dr. Ketty menambahkan, kegiatan sosialisasi ini merupakan tahap awal dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebelumnya, pemeriksaan menggunakan Thermoscanner juga sudah dilakukan di Bandara Karel Sadsuitubun.

Selanjutnya, tim sedang memesan cairan disinfektan beserta alat pelindung diri (APD)  bagi petugas.

Cairan disinfektan akan disemprotkan ke tempat-tempat umum, Rumah Sakit, tempat ibadah, dan sekolah guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini terlaksana  atas kerja sama Tim Satgas Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan APEK.

(dp-52)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi