Percantik Wajah Kota Saumlaki, Bupati Fatlolon Giatkan Tanam Bunga

Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, Selasa petang (13/1/2020) terlihat terjun ke jalan Ir. Soekarno atau jalan poros Saumlaki bersama pimpinan dan staf Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, serta Satuan Polisi Pamong Praja untuk menanam bunga.
Share it:
Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, Selasa petang (13/1/2020) terlihat terjun ke jalan Ir. Soekarno atau jalan poros Saumlaki untuk menanam bunga
Saumlaki, Dharapos.com - Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, Selasa petang (13/1/2020) terlihat terjun ke jalan Ir. Soekarno atau jalan poros Saumlaki bersama pimpinan dan staf Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, serta Satuan Polisi Pamong Praja untuk menanam bunga.

Ia terlihat masih mengenakan pakaian kerja dan diketahui belum pulang ke rumah setelah jam dinas.

Di sela-sela penanaman bunga itu, Bupati menjelaskan bahwa jenis anakan bunga yang ditanam di median jalan poros tersebut adalah bunga kertas atau Bugenvil atau Bougainvillea, dan beberapa jenis bunga lainnya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mempercantik wajah kota Saumlaki, ibu kota kabupaten Kepulauan Tanimbar.

"Ini merupakan kali ketiga kami melakukan penanam pohon di median jalan pada jalan poros. Dan tadi kami menanam dari depan kantor KPUD hingga ke depan kantor DPRD," rincinya.

Bupati menjelaskan bahwa pekerjaan median jalan, trotoar dan taman kota Saumlaki dikerjakan oleh pihak ketiga atau kontraktor.

Meskipun telah selesai dikerjakan namun masih perlu dilakukan penanaman bunga.

"Mereka sudah selesai mengerjakan median jalan, namun masih ada kekurangan khususnya penanaman bunga. Karena itu, inisiatif saya bersama dengan Dinas pertanian, Dinas Lingkungan Hidup dan dari Satpol PP menanam bunga di medium jalan ini," sambungnya menjelaskan.

Adapun sebagian anakan bunga bugenvil ini diperoleh dari kediaman Bupati yang mana proses pembibitan dan pemeliharaan bunga ini dilakukannya bersama sang istri, Joice Penturi Fatlolon.

Sementara, sebagian anakan bunga bugenvil lainnya diperoleh dari Dinas Pertanian.

Di kesempatan itu, Bupati menepis beberapa pernyataan warga Saumlaki yang menyayangkan puluhan pohon trambesi di sepanjang jalan itu telah ditebang.

Pimpinan dan staf sejumlah OPD turut terlibat dalam aksi tanam bunga bersama Bupati Kepulauan Tanimbar 
"Median jalan ini kan terlalu sempit. Kalau pohon besar seperti trambesi ini tidak cocok karena akarnya merusak jalan, menghambat penerangan jalan, dan median jalan tidak bertahan lama," terangnya.

Lebih lanjut, kata Bupati, dengan adanya median jalan ini maka kota Saumlaki akan menjadi indah.
Penataan wajah kota Saumlaki ini merupakan salah satu dari rencana kerja awal pemerintahan Fatlolon-Utuwaly.

Herman Yoseph Lerebulan, saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penebangan pohon trembesi dan menggantikannya dengan sejumlah pohon karena sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan.

Ia menjelaskan, trembesi adalah jenis pohon rindang yang cepat tumbuh besar. Bisa ditanam di taman, tetapi bukan di sepanjang jalan pusat kota, karena jika usianya telah mencapai sepuluh tahun maka akarnya akan mengangkat badan jalan aspal atau jalan beton sekalipun sehingga rusak.

Selain itu, batang kayu trembesi terbilang mudah patah dan pohonnya pun tumbang bila diterpa angin kencang.

Herman mengatakan, trembesi juga rakus air tanah. Sifatnya yang kuat menyerap air hujan atau air tanah bukan sebagai cadangan melainkan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri membuat pohon ini pun mengancam keberadaan sumber air tanah dangkal.

Trembesi yang ditanam di bawah jaringan kabel listrik juga sangat mengganggu dan mengancam keselamatan manusia, karena dahannya yang mudah patah sangat berbahaya jika sampai menghantam dan memutuskan kabel listrik.

(dp-47)
Share it:

Maluku Tenggara Barat

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi