Pulau Kei Besar Belum Populer

Keberadaan Pulau Kei Besar atau yang sering disebut dalam bahasa setempat Nuhu Yuut atau Nusteen di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kurang bahkan belum populer.
Share it:
Pulau Kei Besar yang berada di Kabupaten Maluku Tenggara
Langgur, Dharapos.com - Keberadaan Pulau Kei Besar atau yang sering disebut dalam bahasa setempat Nuhu Yuut atau  Nusteen di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kurang bahkan belum populer. 

Padahal telah ada Keputusan Presiden RI Nomor 6 Tahun  2017 yang mengakomodir Pulau Kei Besar sebagai Kawasan Strategis Nasional Tertentu (KSNT) 09 dimana penetapannya dilakukan di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI.

“Namun kenyataanya hingga saat ini belum tersentuh apa-apa. Karena memang Pulau Kei Besar ini kurang atau belum populer,” akui Bupati setempat M. Thaher Hunubun dalam pernyataannya belum lama ini.

Ketidakpopuleran ini kemudian berdampak dengan minimnya anggaran bagi program kawasan terluar yang mengalir bagi kepentingan pembangunan di wilayah itu. 

“Terbukti, kita belum punya Badan Koordinasi atau suatu badan yang mengurusi pulau terluar yang seharusnya sudah berdiri sejak 2017 lalu setelah adanya Keputusan Presiden soal Kei Besar,” akuinya.

Terkait itu, Bupati mengaku jika Pemerintah daerah sementara berupaya melakukan koordinasi dengan Pemerintah pusat untuk mengupayakan hal tersebut.

Dan jika Pulau Kei Besar sudah populer maka dampaknya pun akan besar sekali. 

“Alhamdulilah, Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara telah berada di Jakarta untuk mengurusi segala sesuatu yang berkaitan dengan KSNT 09 sehingga kita tidak harus menunggu hingga 2020 barulah anggaran untuk pulau terluar dikucurkan,” sambungnya.

Bupati mengaku optimis, terhadap apa yang saat ini diupayakan Pemda Malra bakal terealisasi tahun ini.  

“Banyak dana untuk kawasan terluar yang akan dikasih ke Maluku Tenggara bagi kepentingan pembangunan di Pulau Kei Besar,” tandasnya optimis. 

Salah satu yang menjadi target adalah pembangunan infrastruktur jalan di Kei Besar yang diharapkan dimulai tahun ini juga. 

“Dalam tahun kita akan coba untuk selesaikan mungkin mulai dari Kei Besar Utara Barat ke Kei Besar Utara Timur. Jadi kita urut dulu. Nanti kita bicara dengan para kontraktor agar menjadi perhatian yang serius  dan saya selalu ada di sana,” tukasnya.

(dp-40)
Share it:

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi