BPBD MBD Terus Pantau Aktivitas Gunung Api Di Sejumlah Pulau

Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang dijuluki Kalwedo merupakan salah satu wilayah di Provinsi Maluku yang masuk dalam kategori rawan bencana.
Share it:
Tiakur,
Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang dijuluki Kalwedo merupakan salah satu wilayah di Provinsi Maluku yang masuk dalam kategori rawan bencana.
Ilustrasi Gunung Api

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) MBD dalam melaksanakan tupoksinya sebagai instansi teknis yang mempunyai kewenangan dalam melaksanakan penanggulangan masalah-masalah bencana ini, tidak tinggal diam.

Berbagai bentuk upaya penanggulangan telah dilakukan BPBD untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya bencana. Di antaranya, dengan pembangunan talud  penahan ombak seperti yanya terdapat di Kecamatan Leti, di desa Tamro, pulau Wetar atau tepatnya di Ustutun/Lirang.

Disamping itu juga, dilaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang terkait dengan upaya untuk mengatasinya sehingga tidak sampai terjadi bencana yang nantinya akan merugikan masyarakat.

“Kita, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah MBD sekarang ini sudah eksekusi masuk untuk dilelangkan. Sedangkan untuk bencana-bencana yang terjadi pada waktu lalu seperti angin puting beliung, bantuan juga sudah kami berikan sesuai dengan yang di butuhkan para korban,” jelas Sekretaris BPBD, Yusuf Alberthus, mewakili Kepala BPBD MBD, kepada Dhara Pos, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (7/5).

Ditambahkannya, di MBD khususnya di pulau Damer merupakan pulau yang memiliki gunung api aktif sehingga pihak BPBD setiap saat terus melakukan pemantauan.

“Kami juga sedang berpikir bahwa satu ketika apabila terjadi gempa di pulau Damer akibat aktivitas gunung api tersebut maka masyarakat yang ada di pulau itu  kira-kira akan kita ungsikan mereka ke mana,” ujar Alberthus sedikit bertanya.

Dirinya juga menerangkan, selain gunung api yang ada di pulau Damer, ada juga  gunung api laut yang juga berada di tengah-tengah Pulau Kisar dan pulau Wetar.

“Tapi menyangkut kapan waktu meletusnya gunung-gunung api tersebut, semuanya menjadi rahasia Ilahi,” pungkas Alberthus.(yan)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi