Kunjungi Penjaga Suar Batas Negara, Polres MTB Beri Bantuan

Elkana Amarduan, warga Desa Eliasa, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku yang telah 23 tahun menjaga menara suar di daerah perbatasan RI - Australia tanpa upah, akhirnya dikunjungi Tim dari Kepolisian Resort Maluku Tenggara Barat (MTB), Sabtu (11/5/2019).
Share it:
Foto bersama di depan menara suar
Selaru, Dharapos.com -  Elkana Amarduan, warga Desa Eliasa, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku yang telah 23 tahun menjaga menara suar di daerah perbatasan RI  - Australia tanpa upah, akhirnya dikunjungi Tim dari Kepolisian Resort Maluku Tenggara Barat (MTB), Sabtu (11/5/2019).

Tim Polres MTB yang dipimpin  Wakapolres, Kompol Lodevicus Tethool mendatangi Eli ( nama sapaannya-red) guna memberikan bantuan.

Wakapolres mengakui pihaknya merasa iba saat membaca berita media ini tentang kisah Eli yang rela menjaga menara suar milik Kementerian Perhubungan RI semenjak dibangun pada 1996 dan rampung pada 1997 hingga kini tanpa diupah.

"Kesetiaan Bapak Eli Amarduan untuk menjaga dan merawat menara mercu suar tanpa digaji maupun diberikan upah. Hal ini yang membuat kami datang ke desa Eliasa memberikan sedikit bantuan berupa sembako," akuinya.

Sumbangan tersebut, lanjut Wakapolres merupakan wujud kepedulian setiap anggota Polres MTB dalam program Berbagi Seribu Rupiah Sehari (Berseri) yang telah dilakukan selama sepekan ini.

Paket bantuan tersebut berupa beras, minyak goreng, telur ayam, dan gula pasir.

"Walaupun tidak seberapa yang dapat kami berikan, namun kiranya sembako ini dapat membantu Bapak Eli beserta keluarga," harapnya.

Saat bertemu dengan Eli Amarduan, Wakapolres mengucapkan terima kasih atas nama pimpinan Polri dalam hal ini Kapolres beserta seluruh Jajaran Polres MTB atas pengabdian dan kesetiaan Eli dalam menjaga dan merawat menara suar selama ini.

"Kiranya pengabdian ini akan terus dilakukan demi untuk menjaga keutuhan NKRI di pulau terluar," ucapnya.

Wakapolres mengaku prihatin terhadap kehidupan keluarga Eli yang hidupnya masih terbatas dan akhirnya tak mampu membiayai pendidikan tiga orang anaknya.

"Anak yang sulung dari pak Eli ini akhirnya putus kuliah karena mahalnya biaya kuliah, sementara anaknya yang lain putus sekolah," bebernya.

Wakapolres mengaku akan melaporkan kepada pimpinan Polri secara berjenjang sehingga diharapkan persoalan ini dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Sementara itu, Elkana Amarduan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Saya sangat berterima kasih atas bantuan sembako yang diberikan Polres MTB lewat Bapak Wakapolres hari ini karena baru pertama kali saya menerima bantuan seperti ini," tuturnya.

Ucapan terima kasih pun disampaikan Pemerintah Desa Eliasa  saat mendampingi Eli dalam menerima bantuan.

Selain itu, Pemerintah Desa Fursui di Kecamatan itu juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Wakapolres karena bantuan yang sama juga diberikan oleh Wakapolres kepada salah seorang warga kurang mampu di desa Fursui.

Waka Polres MTB didampingi tim Bidkum Polda Maluku yakni Ipda Yefta M.Malasa, Max Manusia serta tim dari Polsek dan Polres yakni Kapolsek Selaru Ipda K.Molle, PS Kasiwas Aiptu Everadus Fasse, Bripka H.Y.Tanamal (Brig Sat Binmas), Bripka Antonius Dasfamudi (Brig Sat Binmas) dan Bripda I Gede Mustiara Putra (Brig Subbaghumas Bag Ops).

(dp-18)
Share it:

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi