Bupati dan Pimpinan TNI-Polri Kunjungi Posko Corona Bandara Satsuitubun

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun bersama pimpinan TNI – Polri di wilayah itu mengunjungi posko penangangan virus Corona Bandara Karel Satsuitubun, Ibra dalam rangka menyaksikan langsung proses penanganan penumpang pesawat penerbangan siang, Senin (23/3/2020).
Share it:
Bupati M. Thaher Hanubun bersama pimpinan TNI – Polri di wilayah itu saat mengunjungi posko penangangan virus Corona Bandara Karel Satsuitubun, Ibra, Senin (23/3/2020)
Langgur, Dharapos.com - Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun bersama pimpinan TNI – Polri di wilayah itu mengunjungi posko penangangan virus Corona Bandara Karel Satsuitubun, Ibra dalam rangka menyaksikan langsung proses penanganan penumpang pesawat penerbangan siang, Senin (23/3/2020).       

Dalam proses penanganannya, terdapat  empat orang  saat menjalani tes memiliki suhu badannya melewati batas normal yaitu mencapai 37 dan 38 derajat Celsius.

Ke 4 penumpang tersebut langsung dipisahkan dari rombongan lainnya dan seterusnya diberikan masker dan selanjutnya dibawa ke dalam posko untuk penanganan pemeriksaan lanjutan sebelum kembali ke kediamanya.

Disela-sela tugasnya, Kepala Bandara Wahyu saat di konfirmasi oleh awak media terkait penanganan pencegahan virus Corona merincikan jika pihaknya tiga kali sehari membersihkan lantai dengan semprotan serta melakukan pengecekan suhu badan.         

"Kami mengecek suhu badan seperti yang dilakukan pada hari ini pada penerbangan siang ini baik bagi orang yang mau berangkat maupun yang tiba. Hari ini juga kami akan pasang wastawel  di pintu keberangkatan agar bisa digunakan pengguna jasa untuk cuci tangan,” terangnya.

Diakui Wahyu, pihaknya kehabisan bahan pembersih namun untuk cuci tangan masih bisa tertanggulangi.

“Cuma untuk Hand sanitizer susah kita dapatkan termasuk masker. Bahkan beberapa hari kemarin saya sempat mencari semua kebutuhan itu di Kota Makasar pada empat toko, semuanya habis sehingga yang bisa dilakukan saat ini adalah seperti saat ini,” akuinya.                             

Kemudian untuk jarak sudah diatur baik pada saat ceck-in maupun pada saat menunggu dengan mengatur jarak minimal 1/2 meter untuk setiap penguna jasa.             

Ditambahkanya, penanganan seperti ini akan terus dilakukan selama kondisi dan situasi belum stabil.

Wahyu mengakui tidak ada penanganan khusus bagi para wisatawan asing karena langsung dilakukan oleh pihak Imigrasi.

"Kami akan melaporkan ke pihak Imigrasi apabila memang dibutuhkan informasi," sambungnya.

Ditambahkan Wahyu, semua penanganan baik itu wisatawan asing maupun orang lokal sama saja.

Begitu suhu badan sudah mencapai 37 dan 38 derajat Celscius, maka sudah langsung dipisahkan dari rombongan lain kemudian diberikakan masker dan selanjutnya diperiksa lanjut oleh dokter dan tim medis di posko penanganan virus Corona bandara.                       

Hampir di setiap penerbangan, ada wisatawan asing namun tidak seperti biasanya.

“Tidak banyak, cuma satu dua orang saja. Seperti terlihat pada penerbangan siang ini cuma terlihat tiga orang wisatawan asing,” ujarnya.         

Wahyu berharap penyebaran virus Corona di Indonesia segera berakhir.         

“Saya juga ingatkan kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga jarak dan kurangi kebiasaan ke tempat-tempat keramaian,” pungkasnya.

(dp-52)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi