News Ticker

Soal Insiden Di Dealer Yamaha, Kadistan Kota Tual Mengaku Emosi

Kepala Dinas Pertanian Kota Tual Ir. Ibrahim Renur mengakui telah mengeluarkan kata-kata kasar kepada sejumlah petugas dealer saat mengunjungi salah satu Dealer Yamaha yang berada di kawasan Un, Kota Tual pada Jumat (13/6).
Share it:
Tual, 
Kepala Dinas Pertanian Kota Tual Ir. Ibrahim Renur mengakui telah mengeluarkan kata-kata kasar kepada sejumlah petugas dealer saat mengunjungi salah satu Dealer Yamaha yang berada di kawasan Un, Kota Tual pada Jumat (13/6).
Kantor Distan Kota Tual

“Memang saya sempat ucapkan kata-kata bodoh, goblok kepada beberapa petugas dealer yang saat itu melayani saya,” akui Renur, kepada Dhara Pos, Kamis (17/7) guna memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi di dealer tersebut.

Dia mengaku, awalnya kesal dengan pelayanan yang diberikan petugas dealer Yamaha saat menanyakan soal pengadaan kendaraan roda dua yang diperuntukan bagi dinas yang dipimpinnya.

“Waktu saya menanyakan soal pengadaan motor untuk kantor kami, tapi ternyata mereka tidak menghargai bahkan tidak menjawab pertanyaan saya. Bahkan saya sudah memperkenalkan diri saya sebagai Kepala Dinas namun mereka tetap tidak menggubrisnya,” bebernya.

Karena tidak mendapatkan penjelasan, maka dirinya berinisiatif menanyakan pimpinan Dealer karena ingin bertemu dan mendapatkan kejelasan tentang pengadaan motor dimaksud.

“Lalu mereka menjawab Direktur lagi keluar, dan nanti akan kembali ke kantor tapi tidak tahu jam berapa kembalinya,” tutur Renur menirukan ucapan salah satu petugas Dealer.

Mendapat jawaban seperti itu, kemudian dirinya mengulangi lagi pertanyaan yang sebelumnya mengenai pengadaan motor untuk Dinas Pertanian Kota Tual. Namun, Renur kaget karena jawaban yang diberikan tidak sesuai yang diharapkan.

“Salah satu petugas wanita malah menjawab saya dengan ketus kalau mau motor keluar datang bawa uang cash,  tapi  kalau tidak ada uang, maka motor belum bisa keluar,” ungkap Renur sembari menambahkan karena jawaban itu membuat dirinya langsung emosi marah dan langsung mengelurkan kata-kata kasar kepada staf wanita tersebut.

“Nona, kamu tidak kenal saya? Saya ini Kepala Dinas Pertanian Kota Tual.  Dasar bodoh, goblok!
Kamu beruntung karena ini bukan perusahaan milik saya, karena kalau milik saya maka hari ini juga kamu akan saya pecat,” ujarnya mengulang kembali kata-katanya saat insiden tersebut.

Usai mengucap kata-kata tersebut, Renur langsung meninggalkan ruang pemasaran namun ternyata sang staf wanita tadi tidak terima dengan kata-katanya dan langsung membalas dengan kata-kata: “kalau  kamu  tidak beli, masih banyak orang lain yang mau beli.”

“Saat itu saya langsung kasih penjelasan bahwa kami inikan  Pemerintah Daerah, dan sesuai aturannya, Pemerintah Daerah cuma tahu membuat surat pengadaan kepada Walikota,  Sekda dan juga kepada pemimpin perusahaan, dan  sesudah itu pencairan dana pengadaan tersebut bukan lewat saya selaku Kepala Dinas, atau pemimpin perusahaan, tapi akan berproses lewat rekening perusahaan. Jadi, kalau layani nasabah coba lontarkan bahasa itu baik-baik, agar tidak membuat kecewa pelanggan,” jelasnya sambil dirinya langsung keluar dari dealer dan berjalan ke arah mobil untuk kembali ke kantor melanjutkan tugas dan tanggung jawab yang lainnya. (obm)
Share it:

Hukum dan Kriminal

Masukan Komentar Anda:

1 comments:

  1. waduh insiden apa nih, tapi kalau pakai motor baru
    dijamin deh makin keren bro

    BalasHapus

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi