Seorang Operator SD di Tanimbar Tewas Saat Bertani Rumput Laut

Seorang pria ditemukan tewas di perairan desa Lingat, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku pada Rabu (22/6/2022) malam sekitar pukul
Share it:

Kondisi korban tenggelam pasca ditemukan warga

Saumlaki, Dharapos.com
- Seorang pria ditemukan tewas di perairan desa Lingat, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku pada Rabu (22/6/2022) malam sekitar pukul 22:00 WIT.

"Korban adalah Rocky Jeles Hulkyawar berusia 32 tahun, seorang pegawai honorer yang bertugas di SD Kristen Lingat sebagai operator sekolah," kata Adolof Hendrik Lethulur, Kepala desa Lingat, Kamis (23/6/2022).

Adolof menjelaskan, Rocky adalah operator SD Kristen Lingat yang juga ditugaskan sebagai panitia pemilihan BPD. Dan untuk mengisi waktu luang, Rocky memilih membantu ayahnya yang berprofesi sebagai petani rumput laut.

Rocky dilaporkan menuju lokasi budidaya rumput laut yang bernama Masratuama Wera dengan menggunakan long boat, pada pukul 10:00 WIT.  Lokasi budidaya rumput laut ke desa Lingat berjarak 5 kilometer. Disana, Rocky hendak  membersihkan rumput laut yang dibudidaya ayahnya.

Pada pukul 12:00 WIT, ayahnya menyusul ke lokasi namun tidak menemukan Rocky. Dengan pertolongan warga, mereka melakukan pencarian hingga petang.

"Saya menerima laporan dari keluarga korban pada pukul 19:30 WIT. Kemudian, saya menginformasikan kepada masyarakat untuk menggerakkan segala potensi untuk melakukan pencarian. Motor-motor laut yang sedang berlabuh maupun yang melayari route Lingat - Saumlaki semua digunakan untuk menyusuri perairan desa Lingat," katanya.

Selain itu, Adolof melaporkan kepada Pemerintah Kecamatan Selaru, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, maupun institusi TNI dan Polri di Adaut (ibu kota kecamatan Selaru-red) untuk meminta bantuan SAR.

Sebelum bantuan dari Pemkab Kepulauan Tanimbar maupun TNI - Polri tiba, Rocky telah  ditemukan oleh warga pada pukul : 22:00 WIT. Jasadnya mengapung dan ditemukan di  seputar lokasi budidaya rumput laut, sementara long boat yang dia gunakan berlabuh tidak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.

"Memang angin kencang tetapi lokasi ini ada di bagian barat dan hanya menerima hempasan gelombang disini tinggi sekali. Kalau warga Lingat menyebut kondisi ini dengan snyoli atau hempasan gelombang dari gelombang besar. Lokasi ini termasuk cukup dalam," katanya menjelaskan.

Adolof menambahkan, Rocky tidak bisa berenang dan diduga menjadi salah satu penyebab dia tenggelam.

Saat jasadnya diangkat, ditemukan benturan di bagian kepala dan mengeluarkan darah. Warga menduga kuat kalau Rocky tenggelam karena terjatuh dari perahu dan tidak bisa berenang dan akhirnya tewas dihantam gelombang.

Sesuai rencana, Rocky dimakamkan di TPU desa Lingat pada hari Kamis.

"Atas peristiwa ini, saya telah meneruskan komando dari pemerintah daerah kabupaten Kepulauan Tanimbar kepada warga untuk berhati-hati dengan kondisi cuaca saat ini," tutupnya.

 (dp-18)

Share it:

Daerah

Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi