Aplikasi Tanimbar Island Karya Anak Lingat Resmi Launching di Play Store

Widyani Renie Hanorsian (14) atau yang akrab disapa Widy, gadis berdarah Lingat, Selaru kelahiran Denpasar 27 Mei 2008 itu berhasil memperkenalkan Ta
Share it:

Aplikasi Tanimbar Island / Insert : Foto Widyani Renie Hanorsian bersama keluarga
Saumlaki, Dharapos.com - Widyani Renie Hanorsian (14) atau yang akrab disapa Widy, gadis berdarah Lingat, Selaru kelahiran Denpasar 27 Mei 2008 itu berhasil memperkenalkan Tanimbar secara keseluruhan kepada dunia lewat aplikasi Tanimbar Island.

Anak pertama dari ayah Serma Purwanto (TNI-AD) dan ibu Jeny Neltjie Hanorsian itu kini bersekolah di SMPN 6 Salatiga, Jawa Tengah setelah 2019 lalu pindah dari Saumlaki,  Kepulauan Tanimbar mengikuti ayahnya yang pindah tugas.

Aplikasi Tanimbar Island  karya Widy itu memperlihatkan gambar tentang sejarah asal usul, tempat, musik, tarian, makanan dan  pakaian adat Tanimbar ditambah lagi dengan kuis untuk merangsang daya ingat pembacanya.

Tanimbar Island adalah salah satu dari belasan aplikasi yang telah dibuat oleh mantan siswi SMP Paulus Saumlaki itu namun dia memilih aplikasi Tanimbar Island untuk di launching di Play store.

"Karena saya ingin memperkenalkan Tanimbar kepada dunia " ujar Widy kepada media ini via sambungan telepon pada Selasa, (7/6/2022).

Widy memperkenalkan aplikasi Tanimbar island ini pada saat mengikuti kegiatan Global House sebagai perwakilan Brightchamp Indonesia pada Maret 2022 yang ikuti oleh beberapa negara.

Seperti Indonesia, India, Amerika, Australia, Nigeria, Pakistan dan lain-lain pada sesi pertama.

Global House Brightchamp adalah perkumpulan murid-murid Brightchamp dari seluruh penjuru dunia untuk memperkenalkan aplikasi yang mereka buat.

"Dan saya ditunjuk sebagai perwakilan Indonesia pada saat mengikuti kompetisi Global House bulan maret 2022," tambahnya.

Widy pun mendapatkan sertifikat App Development pada bulan April dan sekaligus diajukan ke Play Store untuk mendapatkan persetujuan tanpa perbaikan.

"Kemudian aplikasi Tanimbar Island  dilaunching oleh play store pada awal Mei 2022," sambung gadis Blasteran Jawa Tanimbar itu.

Widy menambahkan, pihak yang mengajukan aplikasi Tanimbar Island ke play store adalah Brightchamps dan industri pembuatan aplikasi  yaitu Thunkable.


Beberapa aplikasi yang telah dibuatnya antara lain, BMI Calculator (menghitung berat badan ideal), Log in, Space Invadeders (Game luar angkasa), Time (aplikasi jam), Dompet (buku kas) dan sekarang lagi buat statiun musik dari industri Replit.

"Pada saat perbaikan, teman-teman saya yang lain diperbaiki, tapi punya saya dari play store tidak ada perbaikan baik bahasanya, mulus-mulus saja sampai launching" pungkasnya.

Pencapaian ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Widy. Kerinduannya memperkenalkan  beragam budaya dan keindahan alam negeri berjuluk Duan Lolat itu ke seluruh dunia kini tercapai.

Sebelumnya, beberapa prestasi yang diraih oleh alumi TK Anggrek dan SD Negeri 1 Saumlaki itu adalah meraih juara The Best Wardrobe Top Model Lelemuku Busana Tenun tahun 2019

Setelah pindah ke Kota Salatiga dia mulai les bahasa Inggris, les coding pada Desember 2021 (membuat aplikasi, website, link, dll) serta renang, serta pencak silat.

Beberapa bulan setelah ikut les Coding, dia mulia belajar membuat beberapa game hingga aplikasi, dan yang pertama dibuat adalah aplikasi BMI.

Kini telah lulus dari SMP dan akan melanjutkan ke SMA. Namun terkendala umurnya masih 14 tahun.

Namun usaha para guru dan orang tua mama Jeny, Widy masuk melalui jalur prestasi. Dia bisa diterima di SMKN 2 Salatiga/ SMKN Wara.

"Itu sekolah kejuruan terfavorit di kota Salatiga. Dan untuk melanjutkan ilmunya Widy mengambil Jurusan teknik komputer dan jaringan," ujar mama Jeny

 

Pewarta : Novie Kotngoran

Share it:

Berita Pilihan Redaksi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi