Festival Seni Budaya Tanimbar Kei 2022 Digelar, Dandim Tual Sampaikan Harapannya

Ohoi Tanimbar Kei menggelar kegiatan Festival Seni Budaya 2022.
Share it:

Dandim 1503 Tual Letkol Inf. Arfa Yudha Prasetya bersama Ketua Persit KCK Cabang XXVI saat hadir di Festival Seni Budaya Tanimbar Kei 2022

Langgur, Dharapos.com
- Ohoi Tanimbar Kei menggelar kegiatan Festival Seni Budaya 2022.

Festival ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Ajang budaya tersebut berlokasi di Desa Pancasila Ohoi Tanimbar Kei yang keaslian alamnya masih terpelihara hingga kini dengan beragam agama suku dan ras.

Tema yang diusung "Meningkatkan Kesadaran Menumbuhkan Rasa Cinta Budaya Menuju Generasi Muda Yang Berkualitas".

Dandim 1503 Tual Letkol Inf. Arfa Yudha Prasetya bersama Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XXVI turut hadir pada acara itu.

Kegiatan diawali dengan tarian penjemputan yang dilanjutkan dengan doa adat. Setelah itu rombongan berarakan ke tempat acara.

Pada kegiatan Festival ditampilkan tarian khas desa Tanimbar Kei dan pameran hasil seni dan makanan khas Desa Tanimbar Kei.

Perwakilan Kementrian Pendidikan Kebudayaan juga hadir dan menyaksikan festival ini.

Dalam sambutanya, Dandim menyampaikan, terima kasih dan rasa hormat kepada pihak-pihak terkait.

"Ucapan terimakasih saya kepada pihak yang berkepentingan dalam menyelenggarakan Festival Tanimbar Kei serta diberikan kesempatan bisa hadir di sini," ucapnya.

Dandim mengaku merasa senang dan bersyukur  bisa melihat festival kesenian yang ada di wilayah Tanimbar Kei.

Selain itu juga ini merupakan salah satu wilayah tanggung jawabnya  selaku Dandim 1503/Tual dan inilah pertama kali dirinya di daerah itu.

“Dengan  dinamika yang ada seperti media sosial  janganlah membuat kita  melupakan arti kesenian adat yang ada di wilayah tanimbar kei. Saya ucapkan terima kasih, beribu-ribu terima kasih banyak karena saya belum tentu bisa melihat rumah adat dan merasakan tangga eliyup,” kembali ucapnya.

Olehnya itu, Dandim mengingatkan agar tidak melupakan hal yang menjadi akar dari wilayah pulau Tanimbar Kei.

“Dulu pernah kita mengenal dengan jasmerah jangan sekali-kali kita melupakan sejarah itu dan juga kita jangan melupakan kesenian dan budaya yang ada di wilayah tanah kelahiran kita," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Camat Kei Kecil Barat Sony Abner Damamain menyampaikan budaya suatu daerah merupakan kearifan lokal yang harus ditumbuh kembangkan.

“Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi membuat tradisi kita semakin hilang atau tergerus dengan budaya asing yang masuk sehingga terkadang masyarakat melupakan budayanya. Tapi saya tetap percaya masyarakat Tanimbar Kei tetap melestarikan budayanya dari dulu sampai dengan saat ini,” tandasnya.

Damamain pada kesempatan menyampikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada panitia dan semua elemen masyarakat yang telah menjaga dan mengerahkan seluruh kemampuan serta dedikasinya sehingga kegiatan ini dapat diselenggarakan.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kita untuk melestarikan serta memperkenalkan budaya lokal kita yang ada di Ohoi Tanimbar Kei kepada masyarakat luas. Namun yang tidak kalah pentingnya, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menikmati dan memberikan masukan agar dengan upaya tersebut maka diharapkan budaya lokal yang ada di ohoi Tanimbar Kei akan mampu eksis dan berkembang di tengah-tengah gempuran budaya asing yang masuk," sambungnya.

Damamain sangat mengharapkan agar pemangku kepentingan di Ohoi Tanimbar Kei terus berkolaborasi dan menjalin kerjasama yang baik agar kegiatan ini kedepannya terus digagas pelaksanaannya.

Hadir dalam kegiatan Festival Budaya Tanimbar Kei, Kepala Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, Danramil 1503-01/Tual Kapten Inf. Bakri Renhoran, para Pasi dan Perwira Staf Kodim 1503/Tual, Kapolsek Kei Kecil Barat, pengurus Persit KCK Cabang XXI Kodim 1503/Tual serta tamu undangan lainnya.

(dp-52)

Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi