SKK Migas Pamalu Gelar Sosialisasi Peran dan Dukungan Pemangku Kepentingan di Tanimbar

Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas melalui kantor perwakilan wilayah Papua Maluku (Pamalu) menyelenggarakan sosialisasi peran dan dukungan pemangku kepen
Share it:

Giat sosialisasi bersama Sahabat Jurnalis Maluku, Kamis (8/4/2021)

Saumlaki, Dharapos.com
- Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas melalui kantor perwakilan wilayah Papua Maluku (Pamalu) menyelenggarakan sosialisasi peran dan dukungan pemangku kepentingan di daerah untuk pelaksanaan proyek strategis nasional kegiatan hulu migas.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Kantor Perwakilan SKK Migas Pamalu, Galih Agusetiawan, dalam siaran pers yang diterima Rabu (14/4/2021) menyatakan, kegiatan sosialisasi ini dilakukan dalam dua tahap yakni tahap pertama kepada para Babinkamtibmas dan jajaran Polres Kepulauan Tanimbar di Saumlaki, (7/4/2021).

"Kami tidak berhenti pada kegiatan daring yang terus kami lakukan, SKK Migas Pamalu juga mulai melakukan rangkaian sosialisasi secara luring bersama para pihak stakeholder di kota Saumlaki, hal tersebut karena Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah dinyakatan sebagai zona hijau tanpa penyebaran Covid-19 oleh Satgas Covid Maluku" kata Galih.

Galih berterima kasih kepada Kapolres Kepulauan Tanimbar yang telah mengundang SKK Migas Pamalu untuk memberikan sosialisasi terhadap pentingnya peran dan dukungan Kepolisian Resort Kepulauan Tanimbar yang langsung berada di daerah rencana operasional hulu migas, untuk menjaga pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nantinya menjadi Obyek Vital Nasional (OBVITNAS).

Pada tahap kedua, kegiatan yang juga penting dalam rangkaian sosialisasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar adalah menyampaikan informasi terkini kepada awak media yang ada di Saumlaki pada Kamis (8/4/2021).

"Kami tidak hanya mengundang seluruh jurnalis di Saumlaki secara luring, tetapi juga melalui perangkat daring sehingga para jurnalis dan mahasiswa yang ada di Kota Ambon dapat turut bergabung pada acara tersebut," sambungnya.

Giat sosialisasi bersama Polres Tanimbar, Rabu (7/4/2021)

Dalam kegiatan bersama para pemangku kepentingan, perwakilan SKK Migas wilayah Pamalu kerap menyampaikan harapan agar kegiatan hulu migas yang memiliki dampak positif di tengah masyarakat di daerah, perlu terus disebarkan dalam bentuk rekam jejak tertulis, guna meyakinkan investor hulu migas lainnya bahwa iklim investasi di daerah Timur Indonesia tetap kondusif dan layak diperhitungkan bagi para investor.

Selain itu, topik pembahasan dan pertanyaan yang kerap diajukan oleh peserta di setiap rangkaian giat sosialisasi tersebut mengerucut pada pembahasan peran serta pentingnya persetujuan amdal sehingga nantinya dapat membuka gerbang proses perizinan dan pengadaan tanah untuk kegiatan pengembangan lapangan abadi.

Selain itu, pemberian informasi dari 12 keuntungan hadirnya kegiatan hulu migas di daerah, yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Pamalu, A. Rinto Pudyantoro.

Kepada sejumlah jurnalis, Rinto memaparkan 7 dampak langsung hadirnya perusahaan Migas yakni : adanya Tanggung Jawab Sosial (TJS) atau Program Pengembangan Masyarakat Industri Hulu Migas, Corporate Social Responsibility (CSR), Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk daerah, Participating Interest (PI) 10 Persen, Pajak dan Retribusi Daerah (PDRD), PBB Migas, serta Tenaga Kerja Lokal.

Rinto juga menjelaskan 5 dampak tidak langsung, yaitu bisnis penyedia barang dan jasa lokal, BUMD dan Badan Usaha (BU) lokal,

penggunaan fasilitasi penunjang operasi oleh masyarakat, pasokan minyak bumi untuk BBM, pasokan gas untuk bahan bakar kelistrikan di daerah, serta adanya industri turunan.

(dp-18)

Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi