KNPI Kei Besar Kembali Apresiasi Pemda Malra Bangun Nuhu Yut

Sebagai warga masyarakat yang baik maka sudah sepatutnya KNPI Kei Besar mendukung penuh setiap program Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Ma
Share it:

   Jajaran pengurus KNPI mengapresiasi Pemda Malra bangun wilayah Nuhu Yut
Langgur, Dharapos.com – Sebagai warga masyarakat yang baik maka sudah sepatutnya KNPI Kei Besar mendukung penuh setiap program Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dalam upaya memajukan wilayahnya.

Dan program tersebut telah tercantum dalam RPJMD 2018-2023 yang merupakan implementasi dari visi misi Bupati M. Thaher Hanubun dan wakilnya, Petrus Beruatwarin.

"Untuk itu, jajaran KNPI Kei Besar memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara di bawah kepemimpinan Bapak Bupati M. Thaher Hanubun atas upaya dan kerja keras serta keseriusan dalam menata pembangunan di Nuhu Yut untuk maju dan berkembang setara dengan wilayah lainnya di negeri ini,” ucap Ketua KNPI Kei Besar Tito Hukubun kepada media ini, Kamis (18/2/2021).

Ia mengakui kebutuhan yang menjadi prioritas bagi masyarakat di Kei Besar, secara bertahap sudah mulai terjawab seperti pengadaan listrik 24 jam, sarana Telkomsel, jalan hotmix di beberapa ohoi, sarana air bersih, MCK dan terobosan lainnya.

“Ini sebagai bukti kecintaan Bupati Maluku Tenggara dalam upaya untuk menuntaskan ketertinggalan pembangunan di Nuhu Yut,” akui Tito.

Dengan terealisasinya pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, PLN dan lainnya itu, maka hal seperti ini tidak akan digunakan lagi sebagai materi kampanye di Kei Besar pada saat musim politik 5 tahunan.

“Dan harapan saya, jika infrastruktur dan konektivitas sudah dibangun maka selanjutnya kita hanya fokus untuk peningkatan kualitas SDM serta peningkatan ekonomi dan daya saing,” harapnya.

Tito menegaskan harapan dan impian masyarakat Kei Besar harus terwujud lewat upaya dan kerjasama yang baik dari semua pemangku kepentingan untuk kemajuan dan kesejaheraan masyarakat.

“KNPI Kei Besar akan terus mengawal setiap proses pembangunan di Nuhu Yut,” tegasnya.

Tito juga turut menyampaikan tanggapannya atas aksi yang dilakukan oleh sekelompok pemuda beberapa waktu lalu di Kota Ambon terkait tudingan terhadap Bupati Malra dan istrinya soal tuduhan korupsi dan monopoli proyek.

Menurutnya, penyampaikan pendapat di muka umum itu adalah hak setiap warga negara yang dijamin UUD 1945 Pasal 28, dan UU No 9 Tahun 1998.

“Namun sebagai Generasi Muda, saya berharap apa yang disampaikan oleh pedemo tersebut tidak menjurus ke hal-hal yang belum tentu kebenarannya atau dengan kata lain fitnah atau hoax,” pintanya.

Lanjut Tito, jika tuduhan itu berdasarkan data dan bukti yang kuat maka mempercayakan kepada ke penegak hukum untuk menindaklanjuti sesuai amanat konstitusi yang berlaku di Negara Indonesia.

Sebaliknya, apabila tuduhan itu tidak benar, maka janganlah menjadikan itu sebagai satu isu politik untuk mengganggu konsentrasi Bupati dalam melaksanakan tugas dan pelayanannya kepada masyarakat Malra dan terlebih khusus di Nuhu Yut.

“Dugaan saya, itu merupakan sebuah skenario untuk sengaja menjatuhkan popularitas dan sekaligus mengalihkan konsentrasi Bapak Bupati untuk tidak fokus terhadap tugas dan pelayanannya kepada masyarakat,” pungkasnya.

(dp-52)

Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi