Bupati Malra : Pandemi Bisa Dikendalikan dengan Kerjasama

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun menegaskan bahwa pandemi bisa dikendalikan dengan kerjasama semua pihak.
Share it:

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun
Langgur, Dharapos.com - Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun menegaskan bahwa pandemi bisa dikendalikan dengan kerjasama semua pihak.

Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada apel persiapan sebelum digelarnya operasi Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19, bertempat di halaman kantor Bupati setempat, Rabu (13/1/2021).

Bupati dalam sambutanya mengakui pandemi Covid-19 di Indonesia akhir-akhir ini terlihat menunjukan kondisi yang makin sulit dikendalikan.

Pasalnya, setiap hari jumlah orang terkonfirmasi positif terus mengalami peningkatan secara signifikan.

Hal tersebut merujuk pada laporan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 secara nasional per 12 Januari 2021 yang mencatat angka terkonfirmasi positif telah mencapai 846.765 kasus dengan rincian sembuh sebanyak  695.807 orang dan meninggal mencapai jumlah 24.645 orang.

Sementara untuk local Malra sendiri, angka pasien positif juga bertambah mengacu pada data per 12 Januari 2021 dengan rincian, terkonfirmasi positif sebanyak 117 orang, sembuh (77), meninggal (8) serta dirawat sebanyak 34 orang (27 isolasi mandiri, 7 di RSUD Karel Satsuitubun).

“Jika melihat trennya, pandemi Covid-19 ini diduga masih akan berlangsung dalam waktu yang lama, dan karena itu, upaya penanganannya harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan massif,” cetusnya.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu Bupati sampaikan mendahului kegiatan Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan ini.

Pertama, operasi Yustisi ini adalah bagian upaya mengubah perilaku masyarakat supaya sesuai dengan tata kehidupan baru dalam masa pandemi Covid-19.

“Karena itu, operasi ini harus dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan cara-cara yang lebih soft dan humanis,” harapnya.

Kedua, hindari penggunaan kekerasan atau cara-cara yang bisa menimbulkan keributan dan kekisruhan di ruang publik.

“Sampaikan secara baik-baik dan didiklah masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas, selalu mencuci tangan dan menghindari kerumunan serta mengkonsumsi makanan yang bergizi agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga,” sambungnya.

Selain itu, sosialisasikan pula Peraturan Bupati Nomor 84 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Sampaikan semua norma yang ada di dalam Perbup itu dan sanksi-sanksi apa saja yang dapat dikenakan jika dilanggar,” tegasnya.

Diakui Bupati, mengubah perilaku masyarakat memang bukanlah hal yang mudah, tapi itu bisa terjadi asalkan dilakukan secara berulang-ulang dengan cara yang dapat diterima oleh semua orang.

Sosialisasikan juga manfaat vaksinasi dalam memutus penyebaran Covid-19.

Senin (11/1/2021) Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM RI) telah merilis izin penggunaan dalam masa darurat (emergency use authorization) untuk vaksin Sinovac yang diproduksi oleh Sinovac Biotech.

“Artinya, vaksin itu aman untuk digunakan dan memiliki tingkat efikasi 65,3 persen,” tandasnya.

Dijelaskan pula, vaksin tersebut telah melewati uji coba klinis fase III di Indonesia dan telah mendapat sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

(dp-52)

Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi