Bupati Fatlolon Minta Pimpinan Baru Benahi PDAM Tanimbar

Direktur Utama Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kepulauan Tanimbar Rony Oktovianus The diharapkan dapat melakukan perubahan pelayanan air bersih dan
Share it:

Dirut PDAM Tanimbar yang baru menandatangani berita acara pelantikan disaksikan Bupati Petrus Fatlolon
Saumlaki, Dharapos.com - Direktur Utama Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kepulauan Tanimbar Rony Oktovianus The diharapkan dapat melakukan perubahan pelayanan air bersih dan membenahi manajemen internal perusahaan agar dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Pernyataan ini disampaikan Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon usai mengambil sumpah/janji dan melantik pengurus BUMD di lingkup Pemerintah setempat yang berlangsung di pendopo, Kamis (15/10/2020).

"Saya ingin memulai dari PDAM. Saat ini kita berada pada bulan-bulan dimana curah hujan sangat kurang namun masyarakat membutuhkan pelayanan air bersih. Karena itu, saya minta kepada Pak Direktur Utama yang baru agar tolong benahi manajemen PDAM," pintanya.

Fatlolon menyatakan, saat ini Pemda menganggarkan dana yang cukup besar untuk menyiapkan instalasi air bersih dengan kapasitas ukuran besar.

"Saat ini pipa-pipa dalam ukuran besar sudah mulai dikerjakan. Saya berharap Pak Direktur Utama yang baru bisa melakukan perubahan pelayanan air bersih di Kota Saumlaki, Seira, Adaut dan tempat-tempat lainnya agar ditingkatkan terutama di kota saat ini masyarakat membutuhkan pelayanan air bersih" harapnya.

Selain pelayanan yang baik, Rony Okto juga dituntut dapat membenahi internal PDAM agar dikelola dengan baik demi memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah.

Dengan tegas Bupati meminta pelabuhan Saumlaki dan pelabuhan Larat agar setiap kapal yang merapat kesana dapat membeli air bersih yang disuplai dari PDAM.

"Saya pernah ke pelabuhan dan menginstruksikan kepada semua pihak dan telah disepakati bersama untuk  setiap kapal yang sandar di pelabuhan Saumlaki khusus untuk kebutuhan air bersih disuplai oleh PDAM. Tetapi ternyata tidak  jalan. Mungkin ada mafia di pelabuhan," ketusnya.

Bupati berharap, Direktur asal kota Larat itu tak perlu takut kepada para mafia di pelabuhan.

"Kita bernegara dan PDAM adalah perusahaan milik daerah dan karena itu pemerintah daerah ada dibelakang bapak untuk membenahi internal perusahaan termasuk meningkatan pendapatan sehingga bisa berkontribusi bagi PAD," tegasnya.

Rony pun diminta belajar dari manajemen-manajemen sebelumnya yang belum memadai.

"Benahi untuk lebih baik kedepan," tekan Bupati.

Sementara itu, Rony Okto saat ditanya soal hal apa yang mau dibenahi dalam waktu dekat ini, dia pun memuji kinerja mantan Plt PDAM Ucok Hutajulu yang telah bekerja selama kurang waktu satu tahun ini.

"Saya lihat sementara pak Ucok bekerja sudah baik. Jadi bilang ke pegawai PDAM saya tidak akan buat banyak perubahan di kantor seperti mutasi dan lain-lain. Karena saya juga pegawai seperti kalian namun dipercayakan sebagai direktur untuk melakukan manajemen terhadap apa yang dirasa kurang," akui mantan politisi PKS itu.

Target utama Rony untuk membenahi pelayanan air dalam waktu dekat ini adalah di Kota Saumlaki dan di Larat.

"Beberapa tempat harus dibenahi tapi targetnya Saumlaki dan Larat akan menjadi barometer dan memberikan sumbangan bagi pendapatan asli daerah," tandasnya.

(dp-47)

Share it:

Maluku Tenggara Barat

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi