Ohoi Mun Ohoiir Dijadikan Contoh Transparansi Penyaluran BLT

Ohoi Mun Ohoiir di Kecamatan Kei Besar Utara Barat (KBUB) dijadikan sebagai contoh transparasi penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT)
Share it:
Camat Kei Besar Utara Barat Candra Namsa
Langgur, Dharapos.com - Ohoi Mun Ohoiir di Kecamatan Kei Besar Utara Barat (KBUB) dijadikan sebagai contoh transparasi penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT).
                    
Pantauan media ini, Minggu (24/5/2020) sebanyak 114 Kepala Keluarga (KK) di ohoi tersebut resmi menerima dana BLT.

Camat KBUB Candra Namsa menjelaskan, pembagian bantuan kepada warga masyarakat Ohoi Mun Ohoiir bukan berupa sembako, melainkan tetap BLT berupa uang tunai sebesar Rp1,8 juta per KK.

"Dan untuk itu, kami jadikan Mun Ohoiir sebagai percontohan untuk Ohoi-ohoi yang lain di Kecamatan Kei Besar Utara Barat," cetusnya saat dihubungi.

Namsa berjanji akan bergerak cepat dan menindak tegas kepala ohoi lainnya, khususnya yang berada di wilayah kepemimpinannya apabila bermasalah dalam penyaluran BLT.

"Ini berlaku bagi Kepala Ohoi yang sengaja mempermainkan BLT yang bersumber dari dana desa khususnya yang belum memiliki NIK," tegasnya memperingatkan.

Namsa bahkan memastikan bahwa sebagai Camat, dirinya akan memerintahkan segera membayarkan setengah dari jumlah yang ada sesuai dalam catatan kepada mereka yang belum memiliki NIK.

Selanjutnya, mereka diperintahkan agar segera mengurus NIK di Dukcapil Kabupaten Malra.

"Setelah mendapat NIK dari Dukcapil Maluku Tenggara, baru bisa menerima sisanya. Jadi  kesempatan ini harus digunakan warga masyarakat yang  yang belum nemiliki NIK, untuk secepatnya mengurus KTP serta kartu keluarganya," tegasnya.

Menurut Namsa, awalnya jumlah warga kurang mampu di Ohoi Mun Ohoiir sebanyak 103 KK, namun setelah kembali didata dengan baik, ada penambahan 11 kk.

"Jadi jumlahnya menjadi 114 KK kurang mampu," rincinya.

Selaku Camat, Namsa memastikan akan selalu transparan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab bagi masyarakat di wilayahnya. 

"Jadi, apabila terdapat Kepala Ohoi di Kei Besar Utara Barat yang dengan sengaja memainkan hak masyarakat, maka saya tidak akan segan-segan melapor ke pihak terkait, terutama Kepolisian dan Kejaksaan untuk ditindak lanjut," pungkasnya mengakhiri pembicaraan.

(dp-52)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi