Imam Masjid - Tokoh Agama Hadiri Rakor Bahas Sholat Ied

Sejumlah imam masjid dan tokoh agama menghadiri rapat koordinasi yang berlangsung di Makorem 151 Binaya, Batu Gajah, Kota Ambon, Rabu (20/5/2020)
Share it:
Rakor yang berlangsung di Makorem 151 Binaya, Batu Gajah, Kota Ambon, Rabu (20/5/2020)
Ambon, Dharapos.com - Sejumlah imam masjid dan tokoh agama menghadiri rapat koordinasi yang berlangsung di Makorem 151 Binaya, Batu Gajah, Kota Ambon, Rabu (20/5/2020).

Kapolda Maluku Irjen Pol Baharuddin Djafar dalam arahannya menyampaikan, Sholat Idul Fitri yang akan digelar harus disesuaikan dengan protokol kesehatan serta kondisi daerah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Maluku Hj. Abdullah Latuapo menyampaikan, sesuai dengan fatwa MUI pusat, pelaksanaan sholat Ied dilakukan di rumah masing-masing mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Sesuai Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020, pelaksanaan sholat Ied di suatu daerah pandemi dilaksanakan di rumah. Namun apabila daerah itu tidak ada pandemi maka sholat bisa dilakukan dengan protokol kesehatan," urainya.

Menurut Latuapo, hadirnya para imam masjid ini guna menjelaskan tata cara pelaksanaan sholat Ied di tempat masing-masing kepada masyarakat.

Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Djamaludin Bugis menyampaikan, Kota Ambon merupakan zona merah namun pelaksanaan di masjid tertentu masih terpantau ramai dan masyarakat tidak peduli dengan anjuran Pemerintah.

"Menurut konsep Islam bahwa menyelamatkan nyawa adalah suatu jihad maka persoalan penanganan Covid-19 sesuai dengan ajaran Islam adalah jihad yang hakiki dihadapan Allah SWT," terangnya.

Sementara itu, Sekda Maluku yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Kasrul Selang mengakui peningkatan kasus terjadi secara signifikan dalam satu minggu sehingga Rapid Test perlu dilakukan.

Apalagi hingga kini obat virus ini belum ditemukan, namun Pemerinrah tetap berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan guna menekan penyebaran yang lebih luas lagi.

"Saat ini, jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 124 orang ,tenaga medis juga ada yang terkena virus ini," tandas Sekda.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Danrem 151 Binaya Brigjen Arnold Ritiauw dan Wakapolda Maluku Brigjen Leonard de Fretes, Dandim 1504 Pulau Ambon dan Lease Kolonel Kav. Cecep Sutendi, Kapolresta setempat Kombes Pol. Leo Simatupang, Asops dan Asintel Kasdam XVI Pattimura.

(dp-19)
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi