Masyarakat Malra Diingatkan Tak Anggap Remeh Covid-19

Warga masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) diingatkan agar tidak menganggap remeh Covid-19.
Share it:
Wabup Malra Petrus Beruatwarin
Langgur, Dharapos.com – Warga masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) diingatkan agar tidak menganggap remeh Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati setempat, Petrus Beruatwarin kepada media ini di Langgur, Selasa (24/3/2020).

“Masyarakat jangan anggap remeh tetapi juga jangan panik menanggapi persoalan virus Corona (Covid-19). Kita tidak perlu takut berlebihan, namun waspada dan harus tetap ikut aturan dan himbauan Pemerintah, Agama dan Adat,” imbaunya.

Dikatakan, dalam memerangi virus Corona saat ini, kesigapan, kecepatan dan kerjasama yang makin baik telah ditunjukan oleh Tim Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 dari pusat sampai kedaerah-daerah.

Diberbagai wilayah Indonesia, Pemda bersama TNI/Polri serta instansi-instansi vertikal juga telah melakukan pencegahan/penanggulangan terhadap Covid-19 ini secara serius dan langkah nyata, sehingga sampai saat ini kekuatiran di masyarakat dari waktu ke waktu semakin redah atau tenang.

Wabup juga mengapresiasi langkah para medis dalam melakukan penanganan pasien Covid-19 di seluruh Indonesia.

Menurutnya, paramedis ini sungguh mendedikasikan diri mereka kepada bangsa dan negara, terbukti ada beberapa dari mereka karena menangani pasien Covid-19  berujung sakit bahkan meninggal dunia.

“Saya dan keluarga salut untuk mereka dan berdoa. Semoga mereka yang sakit segera sembuh dan dapat berkumpul lagi dengan keluarga. Dan yang telah dipanggil pulang oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, mereka tenang dan damai disana, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan dari Tuhan,” ucapnya.

Wabup pun berharap warga masyarakat dapat mendukung Pemerintah dan TNI-Polri serta paramedis, dengan melakukan apa yang telah disampaikan dan diperintahkan mereka.

“Jika masing-masing warga masyarakat tetap tinggal di rumah (stay home) atau mengkarantina diri sendiri, maka tidak perlu negara melakukan lockdown,” tandasnya.

Selain itu, warga juga diminta untuk melakukan Sosial Distancing atau jaga jarak antara satu dengan yang lainnya. Dengan demikian baiknya mencegah pertemuan yang menghadirkan banyak orang.

“Kondisi Ini darurat, jangan dianggap remeh,” tegasnya.

Wabup mengingatkan, agar dalam menghadapi kondisi ini dan untuk keselamatan bersama, seluruh warga masyarakat tanpa kecuali harus disiplin dan patuh terhadap semua protokol Pemerintah guna mencegah/menanggulangi Covid-19 ini.

“Mari kita bantu Pemerintah dari pusat sampai ke daerah. Bila ada masukan, khususnya tentang penanggulangan Covid-19 ini sampaikan baik-baik. Pasti pemerintah mendengarnya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menjaga, melindungi dan menghalau wabah ini dan penyakit yang lain dari bangsa dan negara Indonesia tercinta ini khusunya daerah kita Maluku Tenggara tercinta,” pungkasnya.

(dp-49)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi