Covid-19, Warga Malra-Tual Diimbau Patuhi Kebijakan Pemerintah

Seluruh warga masyarakat Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, diimbau agar mematuhi kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).
Share it:
Kapolres Malra AKBP Alfaris Pattiwael
Langgur, Dharapos.com – Seluruh warga masyarakat Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, diimbau agar mematuhi kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Hal tersebut disampaikan Kapolres AKBP Alfaris Pattiwael di Tual, Minggu (22/3/2020), terkait dengan Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran virus mematikan tersebut.

Surat Maklumat yang diteken Kapolri tertanggal 19 Maret 2020 ini, sekaligus menjadi rujukan bagi Kepolisian Daerah dalam mengambil tindakan untuk penanganan virus corona.

Kapolri dalam Maklumatnya menegaskan, untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (salus populi suprema lex esto).

Seperti melarang segala aktivitas yang berpotensi dapat mengumpulkan orang banyak dan/atau massa, baik itu yang berada di tempat umum atau di lingkungan masing-masing.

Selain itu, Kapolri juga melarang adanya pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan, seminar, lokakarya, sarasehan, dan kegiatan lainnya.

Kapolri dalam maklumatnya juga melarang adanya kegiatan konser music, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran atau resepsi keluarga. Ini artinya kegiatan resepsi pernikahan dan acara keluarga lainnya juga dilarang.

Pelarangan juga berlaku untuk kegiatan olahraga, kesenian dan jasa hiburan, unjuk rasa, pawai atau karnival.

Kapolri mengatakan, jika ada kegiatan mendesak dan tidak dapat dihindari, maka kegiatan yang melibatkan orang banyak bisa dijalankan, asalkan tetap menjaga jarak (social distance).

Dalam maklumat tersebut, Kapolri berharap masyarakat tidak panik dan tidak menimbun bahan pokok secara berlebih.

Selain itu, masyarakat juga tidak terpengaruh dan tidak menyebarkan berita dengan sumber yang tidak jelas dan berharap bisa melaporkan ke pihak berwajib jika ada informasi yang tidak jelas terkait penyebaran Virus Corona.

Kapolri juga telah memerintahkan seluruh jajarannya yang ada di Indonesia untuk melakukan tiindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan UU yang berlaku jika ditemukan pelanggaran terhadap maklumat tersebut.

(dp-49)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi