PDAM Malra Diharapkan Lebih Profesional Melayani Masyarakat

Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tenggara (Malra) telah menyerahkan bantuan yakni pembayaran rekening air secara gratis kepada 93 orang pelanggan PDAM di wilayah Langgur dan sekitarnya.
Share it:
Bupati Malra M. Thaher Hanubun (kanan) dan Supri Kasihiuw
Langgur, Dharapos.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tenggara (Malra) telah menyerahkan bantuan yakni pembayaran rekening air secara gratis kepada 93 orang pelanggan PDAM di wilayah Langgur dan sekitarnya.

Ke 93 pelanggan ini tercatat memiliki tunggakan hingga November 2019.

Pelunasan tunggakan tersebut ditandai dengan penyerahan bukti-bukti pembayaran rekening air oleh Bupati Malra M. Thaher Hanubun kepada para pelanggan.

Kepada media ini di Langgur, Rabu (8/1/2020), salah satu pelanggan yang juga penerima bantuan atas nama Supri Kasihiuw mengapresiasi langkah Pemda dalam melihat kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Natal kemarin.

Dirinya juga berharap agar di tahun 2020 ini, PDAM lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga antara hak dan kewajiban akan berjalan seimbang dan baik.

“Kita pemakai (pelanggan) tahu akan kewajiban kita untuk membayar rekening air, tapi hak kita untuk menerima pelayanan juga harus diperhatikan,” cetusnya.

Supri juga pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Malra.

“Saya mengucapkan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Maluku Tenggara, yang sudah memilki niat baik dalam membebaskan tunggakan-tunggakan rekening air selama ini, apalagi menjelang hari raya Natal kemarin,” ucapnya.

Supri membeberkan, bahwa selama ini dirinya menggunakan jasa PDAM untuk kebutuhan air bersih meski pada kenyataannya tak sesuai harapan.

“Selama ini saya menggunakan jasa PDAM tapi anehnya air tidak mengalir dengan baik. Malah saya harus membeli air dari mobil tangki,” akuinya.

Masih menurut Supri, dirinya menduga kondisi ini sudah berlangsung sejak 2015 saat mulai dilakukan penggalian drainase sampai ke Langgur. Akibatnya, semua jaringan pipa itu hancur, hingga mengakibatkan bulan Desember kemarin air tidak mengalir dengan baik dan lancar.

“Kalau air tidak mengalir, nanti saya mau bayar rekening bagaimana,” tandasnya.

Supri bersama para pelanggan lainnya sangat mengapresiasi langkah yang diambil Bupati Malra dalam melihat kondisi warga khususnya para pelanggan PDAM ini.

“Kami semua (pelanggan) sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Bapak Bupati. Terima kasih Pemda Maluku Tenggara dibawa kepemimpinan Bapak M. Thaher Hanubun dan Bapak Petrus Beruatwarin,” tukasnya.

(dp-49)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi