Gubernur Pastikan BUMD Maluku Siap Kelola PI 10 Persen

Gubernur Murad Ismail kembali menegaskan kesiapan BUMD Maluku untuk mengelola Participating Interest (PI) 10 persen.
Share it:
Gubernur Maluku Murad Ismail (kedua dari kiri) saat pertemuan informal dengan Menteri ESDM dan Ketua Komisi VII DPR-RI di Jakarta
Jakarta, Dharapos.com –  Gubernur Murad Ismail kembali menegaskan kesiapan BUMD Maluku untuk mengelola Participating Interest (PI) 10 persen.

Penegasan tersebut disampaikan pasca Maluku resmi memperoleh hak pengelolaan PI 10 persen berdasarkan surat dari Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang ditujukan kepada Gubernur dengan nomor: SRT- 0886/SKKMA0000/2019/S9 tertanggal 20 Desember 2019, perihal Partisipasi Interes 10 persen di wilayah kerja Masela.

“BUMD Maluku sudah siap mengelola PI 10 persen,” tegasnya, Kamis (9/1/2020).

Pernyataan tersebut disampaikannya saat pertemuan informal antara Gubernur Maluku dengan Menteri ESDM dan Ketua Komisi VII DPR-RI di Jakarta.

Gubernur juga pada pertemuan itu telah meminta agar pekerjaan konstruksi proyek Blok Masela dipercepat.

"Kepada Pak Menteri, saya kembali meminta agar pekerjaan konstruksi proyek Blok Masela dapat dimajukan lebih cepat dari jadwalnya menjadi 2020 sehingga produksi gasnya bisa lebih cepat. Pak Menteri sangat mendukung itu," sambungnya.

Menteri ESDM Arifin Tasrif sebelumnya memuji progres dari Blok Masela karena sejumlah tahapan telah berjalan sesuai dengan rencana pasca revisi dan penandatanganan Planning of Development (PoD) atau rencana pengembangan Blok Masela.

Saat itu, kepada Gubernur Murad Ismail, dan Ketua Komisi VII DPR-RI, Sugeng Suparwoto, Menteri Arifin bahkan menyetujui agar proyek Blok Masela bisa dipercepat realisasinya.

Ia juga berjanji akan minta kepada pihak Inpex  untuk mempercepat proyek Blok Masela.

(dp-19)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi