“Si Kembang Paris” Akomodir Pendidikan Anak PAUD di Malra

Pasca dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim bertekad mewujudkan Pendidikan Berbasis Teknologi Informasi (IT).
Share it:
Jaqualine Juliana Salawaney, S.Psi, M.Psi (Psiklog)
Langgur, Dharapos.com – Pasca dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim bertekad mewujudkan Pendidikan Berbasis Teknologi Informasi (IT).

Guna mewujudkan itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mulai berbenah.

Hasilnya, selain meraih penghargaan Kihajar 2019 dari Kemendikbud RI sebagai daerah yang pemanfaatan teknologi pendidikan pada sekolah-sekolah terpencil, kini sebuah terobosan baru dipekenalkan.

Terobosan baru tersebut adalah Aplikasi “Si Kembang Paris” yang kepanjangan dari Sistem Pelaporan Perkembangan Anak Didik PAUD Berbasis Aplikasi Website, yang dilaunching Bupati Malra, M. Thaher Hanubun pekan lalu.

Kepada media ini di Langgur, Selasa (26/11/2019), Jaqualine Juliana Salawaney, S.Psi.,M.Psi (Psiklog) selaku reformer (pembaru) aplikasi dimaksud mengungkapkan, aplikasi tersebut didesain untuk meningkatkan sistem pelaporan pendidikan anak didik pada tingkat PAUD.

“Karena selama ini sistem pelaporan perkembangan anak didik PAUD masih bersifat manual,” ungkapnya.

Sebagai reformer (pembaru), dirinya memilki ide (inovasi) baru yaitu membuat “Si Kembang Paris”, dimana aplikasi ini juga nantinya bisa terhubung (conect) langsung melalui handphone (android).

Tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah untuk mempermudah masyarakat, lebih khusus para orang tua murid PAUD untuk mengakses atau melihat perkembangan anaknya per hari, bulan maupun semester.

Selain itu, aplikasi ini juga mempermudah para dewan guru dalam menginput laporan perkembangan anak dan penilaian proses perkembangan anak PAUD di Malra.

Untuk penerapannya, aplikasi ini akan disosialisasikan kepada seluruh lembaga PAUD di Malra, sedangkan untuk para orang tua akan disosialisasikan pada kegiatan pendidikan keluarga.

“Aplikasi ini bersifat online berarti harus terkoneksi dengan internet (wifi atau paket data), dan kita baru mensosialisasikan ke wilayah atau kecamatan-kecamatan yang bisa terakses internetnya (jaringan wifinya),” tuturnya.

Jaqualine menambahkan, setelah disosialisasikan, maka sebagai reformer, dirinya akan melatih para guru agar dapat mengakses dan menggunakan aplikasi ini.

Untuk diketahui, pada acara launcing aplikasi dimaksud, dilaksanakan pula kegiatan sosialisasi Peratuan Bupati (Perbup) Malra terkait dengan PAUD Holistik-Integrasi yang bertujuan untuk peningkatan layanan mutu lembaga itu sendiri, dimana lembaga tersebut harus mengikuti akreditasi lembaga untuk menjawab mutu dan kualitas dari PAUD.

“Perbup ini juga yang ada hubungannya dengan launching aplikasi ini bertujuan untuk mempermudah masayarakat dan para orang tua untuk dapat mengakses setiap informasi yang ada pada lembaga PAUD,” tandasnya.

Dengan hadirnya aplikasi dimaksud, membuktikan bahwa Pemerintah daerah lewat Dikbud giat membangun pendidikan di Kepulauan Kei.

(dp-49)
Share it:

Pendidikan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi