IAI Malra Giatkan “GeMa CerMat” Melalui Sejumlah Kegiatan

Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) adalah bentuk sosialisasi informasi kepada masyarakat untuk memperbaiki pola pikir terkait penggunaan obat.
Share it:
Salah satu giat IAI Cabang Malra mendukung GeMa CerMat
Langgur, Dharapos.com – Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) adalah bentuk sosialisasi informasi kepada masyarakat untuk memperbaiki pola pikir terkait penggunaan obat.

Jelang peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Tahun 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar sejumlah kegiatan pelayanan dan sosialisasi tentang kesehatan.

Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang Malra turut mensukseskan kegiatan tersebut dengan melakukan sosialisasi GeMa CerMat kepada masyarakat.

Kepada media ini di Langgur, Senin (11/10/2019), Ketua PC IAI Malra, I.O. Rahanra, S.Farm. Apt. MPH, mengatakan, gerakan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara baik dan benar.

Dikatakannya, sosialisasi tentang GeMa CerMat tersebut dilakukan lewat dialog interaktif di LPP RRI Tual, dengan narasumbernya Kepala Dinas Kesehatan Malra dan Wakil Ketua PC IAI Malra pada 30 Oktober 2019 lalu.

Selanjutnya pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang meliputi pemeriksaan gula, kolesterol, asam urat dan tes kadar karbon monoksida bertempat di kantor Dinkes setempat pada 7 November 2019.

“Dalam kegiatan PTM itu pula, kami sugukan minuman tradisional kunyit asam dan jus timun. Minuman tradisonal ini cocok bagi mereka yang terpapar kadar nikotin asap rokok ketika pemeriksaan kemarin,” ujarnya.

Selain itu, IAI Malra juga turut serta dalam kegiatan jalan santai yang digelar Dinkes Malra jelang HKN 2019.

Termasuk juga telah dilakukan penandatangan dukungan terhadap pembentukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka oleh Balai POM dalam rangka pembentukan SAKA POM yang digelar di Ambon pada 7 November 2019 lalu.

Rahanra menandaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan beraudiens dengan Bupati Malra terkait pembentukan SAKA POM (tingkat SMA) di Malra.

“Jadi nanti ada tiga krida didalamnya dan masing-masing krida terdiri dari 10 orang dari tingkat SMA. Mereka akan dilatih untuk mengenal produk makanan dan minuman dari sisi kemasannya. Mereka juga diajarkan tentang teknik-teknik pemeriksaan sederhana dalam mengenali makanan itu asli atau palsu, rusak (expire),” katanya.

IAI Malra juga akan memberikan informasi khusus tentang obat yang akan dilaksanakan di salah satu Puskesmas di Malra.

“Sekitar tanggal 25 November ke atas, kami akan ada di Puskesmas Kolser tiap satu minggu sekali untuk memberikan informasi obat,” tandasnya.

Dikatakan Rahanra, GeMa CerMat ini juga dapat meningkatkan kemandirian serta perubahan perilaku masyarakat memilih, mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat secara benar dan meningkatkan penggunaan obat secara rasional.

“Misalnya ada orang sakit kepala lalu dia pergi beli obat Paramex. Kemudian orang  tersebut juga panas (demam) dan dia beli Paracetamol untuk diminum. Padahal dalam kandungan obat Paramex itu sudah ada Paracetamol. Ketika pasien tersebut mengkonsumsi paracetamol lagi maka dosisnya akan lebih. Untuk itulah kami IAI melakukan GeMa CerMat ini agar masyarakat bisa cerdas dalam menggunakan obat,” ucapnya.

Untuk diketahui, IAI Malra juga akan bekerja sama dengan organisasi-organisasi dan wadah-wadah lainnya untuk sosialisasi tentang pembelian obat yang diluar resep dokter.

“sasaran kami untuk GeMa CerMat ini yakni di sekolah-sekolah, ibu-ibu PKK dan roganisasi-organisasi sosial kemasyarakatan lainnya. Kalau untuk anak sekolah tingkat TK, PAUD dan SD itu kami targetnya untuk para guru. Sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA kami langsung bersentuh dengan para siswanya,” cetusnya.

Masih menurut Rahanra, sosialisasi ini sangat penting bagi anak-anak sekolah, mengingat mereka sekarang sudah mengenal berbagai macam obat.

“Nah, lewat GeMa CerMat ini, kami ingin agar mereka cerdas dalam menggunakan obat, baik itu dari sisi keamanannya, namanya dan khasiatnya. Khususnya obat-obat kesehatan yang sudah mereka kenal setiap harinya,” pungkasnya.

(dp-49)
Share it:

Kesehatan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi