Dolorosa FC Bangkitkan Sepakbola Malra Yang Terpuruk

Kepengurusan klub sepakbola Dolorosa Football Club (FC) Langgur periode 2019-2020 resmi dilantik oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Asosiasi Kabupaten (Askab) Maluku Tenggara (Malra), Fillips L. Rahantoknam di Langgur, Kamis (21/11/2019).
Share it:
Momen pelantikan kepengurusan klub sepakbola Dolorosa FC Langgur periode 2019-2020 oleh Sekjen PSSI Askab Malra
Langgur, Dharapos.com – Kepengurusan klub sepakbola Dolorosa Football Club (FC) Langgur periode 2019-2020 resmi dilantik oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Asosiasi Kabupaten (Askab) Maluku Tenggara (Malra), Fillips L. Rahantoknam di Langgur, Kamis (21/11/2019).

Pantauan media ini, pelantikan tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Nomor 03/PSSI-Askab-Malra/VIII/2019 tertanggal 4  Agustus 2019 tentang Pembentukan Pengurus Klub Sepakbola Dolorosa FC Langgur Periode 2019-2020.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera (pataka) oleh Sekjen Askab kepada Ketua Dolorossa FC, dan penandatanganan berita acara pelantikan.

Sekjen Rahantoknam dalam sambutannya mengungkapkan, klub Dolorosa FC telah memenuhi syarat-syarat minimal untuk menjadi salah satu klub sepakbola di Kabupaten Malra.

“Dolorosa FC merupakan klub sepakbola pertama yang mendapat legitimasi kepengurusan PSSI Asosiasi Kabupaten (Askab) Malra Periode 2017-2021,” cetusnya.

Rahantoknam mengingatkan, dalam kejuaraan Liga Askab Piala Bupati yang akan digelar nanti, klub-klub yang akan bertanding dapat menyampaikan kepengurusan organisasi klubnya pada saat proses pendaftaran kejuaran dimaksud.

“Maksudnya, klub-klub harus memiliki badan pengurus yang sah, agar nantinya ada manajer yang dapat bertanggungjawab terhadap pengelolaan sepakbola di klub-klub sebagai wadah penampung minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga sepakbola,” tandasnya.

Masih menurut Rahantoknam, mengurus sepakbola adalah hal yang tidak mudah, karena harus memiliki semangat pengabdian tanpa pamrih, karena selama kepengurusan PSSI Malra ini tidak ada lagi dana yang khusus untuk sepakbola yang bersumber dari APBD untuk Persemalra.

Semuanya harus melalui Bansos (KONI) yang  kemudian dapat disalurkan kepada cabang-cabang olahraga. Sedangkan disisi yang lain, tidak ada sponsor dan hak siar televisi.

“Kita semua harus bekerja keras untuk memenui kebutuhan biaya atlet, wasit dan pelatih serta klub-klub yang diasuh oleh orang-orang yang cinta bola,” sambungnya.

Dolorosa FC adalah klub sepakbola yang membangkitkan semangat dari keterpurukan sepakbola Malra yang terdegradasi dari liga nasional, sehingga membutuhkan waktu dan biaya yang besar untuk kembali bangkit.

Dijelaskan Rahantoknam, perjalanan PSSI hingga hari ini harus menjadi hikmah bagi semua pihak untuk menjadikan sejarah hari ini sebagai momentum kebangkitan klub-klub sepakbola di Malra.

Untuk itu, dirinya meminta kepada seluruh keluarga besar PSSI, semua tokoh dan pelaku sepakbola bersatu kembali ke rumah rumah besar “Rumah PSSI”.

“Semoga Dolorosa FC menjadi jalan menuju kemenangan bagi bagi sepakbola di Malra,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kepengurusan Dolorosa FC Periode 2019-2020 yang dilantik tersebut akan dinakhodai oleh Andreas Richardo Leisubun, SE.M.Si sebagai Ketua dan Valentino Foudubun selaku Sekretaris.

(dp-49)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi