Uskup Mandagi Berkati dan Resmikan Gereja Katolik Watngon

Gereja Santa Maria Perantara yang berada pada Stasi Watngon Paroki Rumat, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), diberkati dan diresmikan Uskup Diosis Amboina Yang Mulia Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC, Minggu (6/10/2019).
Share it:
Uskup Diosis Amboina  Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC saat menyampaikan sambutan
Langgur, Dharapos.com – Gereja Santa Maria Perantara yang berada pada Stasi Watngon Paroki Rumat, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), diberkati dan diresmikan Uskup Diosis Amboina Yang Mulia Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC, Minggu (6/10/2019).

Pantauan Dharapos.com, Prosesi pemberkatan dan peresmian tersebut diawali dengan penjemputan dan ritual adat Kei oleh tokoh adat setempat.

Uskup Mandagi yang didampingi Bupati M. Thaher Hanubun, Kapolres Malra, Dandim 1503 Malra, Danlanal Tual, Danlanud Dumatubun Langgur dijemput dan kemudian diantar dengan tarian adat oleh umat dari Stasi Yavawun.

Selanjutnya, Uskup dan rombongan diantar grup penari asal stasi Revav dengan tarian memasuki pelataran halaman Gereja.

Pemberkatan dan peresmian gedung gereja tersebut ditandai dengan pengguntingan dua pita.

Pita yang pertama digunting Yang Mulia Uskup dan pita yang kedua digunting oleh Bupati Malra.
Pengguntingan dua pita tersebut melambangkan kerjasama antara Pemerintah (Bupati) dan Tokoh Agama (Uskup) yang dalam bahasa Kei yakni kubni dan aingam.

Selain itu, dilakukan pula penandantanganan Prasasti oleh Uskup Diosis Amboina dan Bupati Malra.

Di dampingi Forkopimda, Pastor Paroki dan sejumlah Imam (pastor) yang hadir, Uskup Mandagi memberkati dan meresmikan Gereja yang menjadi kebanggaan sekaligus buah karya dari umat stasi Watngon karena selama kurang lebih 20  tahun merindukan rumah  ibadah yang representatif.

Bupati Hanubun dalam sambutannya mengharapkan semua ini dapat memotivasi desa-desa (stasi) sekitar yang sementara ini dalam proses pembangunan gerejanya.

"Dua puluh tahun pembangunan dan diresmikannya gereja Santa Maria Pengantara dapat menjadi motivasi bagi desa sekitar agar pembangunan rumah-rumah ibadah di desa-desa sekitar dapat juga dikerjakan dan diselesaikan," harapnya.

Diungkapkan Bupati Hanubun, ketika hendak ke kampungnya (Danar) dan melewati ohoi-ohoi (desa) sekitar, dirinya merasa malu karena masih ada sarana-sarana ibadah baik gereja maupun masjid yang peletakan batu pertama pembangunannya sudah puluhan tahun namun hingga kini belum juga rampung.

"Oleh karena itu, pimpinan agama di daerah ini, Wakil Uskup, Ketus Klasis GPM, Ketua MUI dan lainnya agar menunjukkan tempat ibadah mana yang harus dibantu dan diselesaikan oleh Pemda dengan dukungan DPRD Malra," tandasnya.

Bupati Hanubun juga berharap, agar iman Katolik umat Stasi Watngon semakin tumbuh dan berkembang menjad pribadi-pribadi yang penuh dengan kasih.

"Saya harap iman umat Katolik di stasi Watngon ini semakin tumbuh dan berkembang menjadi pribadi-pribadi yang penuh dengan kasih persaudaraan, seperti apa yang telah diwariskan leluhur kita sebelum kita mengenal agama  yakni vuut ain mehe ni ngivun manut ain mehe ni tilur  artinya kita adalah satu," imbuhnya.

Sementara itu, Yang Mulia Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Pemda Malra yang siap membantu pembangunan sarana-sarana ibadah semua agama di daerah ini.

"Terima kasih Pemda Malra (Bupati dan Wakil Bupati) yang menunjukkan cinta bagi umat beragama di daerah ini. Saya senang dan terharu dengan apa yang dikatakan Bupati, bahwa sebelum agama datang, di sini sudah mengenal persaudaraan manusiawi yang diwariskan pendahulu untuk membangun perdamaian dalam hidup bersama," tandasnya.

Uskup Mandagi menegaskan, gedung gereja hanya simbol, bisa saja hancur akibat gempa, tetapi yang tidak hancur cinta, persaudaraan, dan persatuan yang ditolong dengan adanya gereja.

"Semua gedung ibadah menjadi sarana inti kemanusiaan, inti hidup beragama, dan persaudaraan manusiawi, semoga dengan pemberkatan Gereja Santa Maria Perantara ini semakin membangun persaudaraan," tukasnya.

Turut hadir, Wakil Bupati Malra Petrus Beruatwarin dan para tamu undangan lainnya.

(dp-49)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi