Dampak Gempa Maluku, 62 SMU Rusak Ringan Hingga Berat

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku telah melakukan pendataan terhadap prasarana sekolah yang rusak pasca gempa M6,5 pada 26 September lalu.
Share it:
Kepala Dinas Dikbud Maluku, Saleh Thio 
Ambon, Dharapos.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku telah melakukan pendataan terhadap prasarana sekolah yang rusak pasca gempa M6,5 pada 26 September lalu.

Sebanyak 62 sekolah terdampak akibat bencana tersebut mulai dari rusak ringan, sedang dan berat.

"Kami telah membuat laporannya dan akan disampaikan kepada Gubernur juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk ditindak lanjuti  bagaimana perencanaan fisiknya," ungkap Kepala Dinas Dikbud setempat, Saleh Thio usai mengikuti kegiatan di SMU Kristen Urimesing, Kota Ambon, Selasa (8/10/2019).

Diakuinya, untuk penanganan trauma healing bagi pelajar telah dilakukan lewat pemangku kepentingan  terkait khususnya guru.

“Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan sebagaimana mestinya,” cetus Thio.

Mantan penjabat Bupati Bursel ini mencontohkan, di Kota Ambon terdapat 34 SMU namun hanya dua sekolah yang aktivitas belajar mengajarnya belum berjalan karena tempatnya digunakan sebagai tempat mengungsi.

Untuk Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat, pihaknya melalui Dinas Pendidikan pada dua wilayah itu telah mngupayakan agar kegiatan belajar mengajar juga dapat berjalan sebagaimana  mestinya, walaupun masih ada pelajar yang trauma.

Begitu pula, gedung sekolah yang rusak dimana pihaknya telah mengupayakan penyediaan tenda untuk kegiatan tersebut.

"Satu hal yang saya titipkan kepada para kepala sekolah agar peka dengan situasi dan kondisi sekitarnya dalam proses belajar mengajar," pungkasnya.

(dp-19)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi