Hampir Setahun Sejumlah Pejabat Satpol PP Kepulauan Tanimbar Malas Berkantor

Saumlaki, Dharapos.com - Pelayanan kepada masyarakat di kantor Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) nyaris terhenti karena ulah sejumlah pejabat eselon 3 dan 4 di dinas itu yang malas berkantor. Selasa pagi (3/9/2019), redaksi DP sempat mendatangi kantor tersebut yang berlokasi di lantai dasar kantor Bupati Kepulauan Tanimbar, jalan Ir.Soekarno Saumlaki dan mendapati sejumlah kursi yang kosong, padahal masih dalam jam kerja. Kepala Dinas Satpol PP KKT Cornelis Belay yang ditemui mengakui jika pelayanan dikantornya sedang tidak normal lantaran sebagian besar pejabat eselon 3 dan 4 tidak berkantor saat jam kerja berlangsung. "Sudah hampir setahun ada beberapa kepada bidang yang tidak melaksanakan tugas, hanya berjudi dan memprovokasi keadaan termasuk para pegawai di Satpol ini untuk tidak masuk kerja sehingga banyak tugas-tugas yang terkendala"katanya. Dia menjelaskan bahwa hampir keseluruhan Kepala Bidang dan Kepala Seksi tidak berada di tempat (Kantor - red) selama jam kerja dan telah berdampak kepada staf hingga ke tenaga honorer. Ketidakhadiran para PNS ini telah berdampak pada kinerja dan tugas-tugas Satpol dalam tugas-tugas penjagaan di pos-pos, tugas-tugas operasi maupun tugas-tugas sweeping dilapangan, termasuk saat tamu yang datang untuk meminta pelayanan. "Di Satpol PP ini terdapat 3 Bidang dan 6 Seksi. Yang selalu hadir di kantor hanya Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Pemadam Kebakaran, sementara para Kabid yang lain entah dimana selama ini" herannya. Sudah menjadi tradisi, setiap hari para Kepala Bidang dan Kepala Seksi yang malas ini hanya datang mengisi daftar hadir lalu kemudian pergi meninggalkan kantor entah kemana, sementara para pegawai lain sibuk bekerja. Belay mengaku telah melakukan pembinaan hingga beberapa kali mengeluarkan teguran, namun para pejabat yang malas ini tetap apatis. Selama proses pembinaan berlangsung para pejabat dilingkup Satpol itu tidak menyampaikan alasan ketidakhadiran mereka. Meski tampaknya mereka menerima teguran , namun setelah pembinaan itu berlangsung, keadaan tak berubah. Herannya lagi, ada pejabat tertentu yang malas berkantor dan sering menyebarkan issu bahwa Belay akan dinonjobkan dalam waktu dekat. Issu ini sempat membuat kepercayaan staf kepada Belay semakin menurun dan berimplikasi buruk terhadap kualitas pelayanan. "Karena hingga saat ini juga tidak ada perubahan, maka akan kami tindaki dengan mengajukan pernyataan ketidakpuasan kepada mereka dan kami laporkan kepada pimpinan di daerah ini. Dengan cara ini maka kami percaya akan ada langkah dari pimpinan sehingga optimalisasi tugas-tugas Satpol kedepan bisa berjalan"tegasnya. Para pejabat yang ditemukan tidak hadir saat jam dinas itu masing-masing: Johanis Fenanlampir (Sekretaris Dinas Satpol PP), Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah, (Agustinus R.Lerebulan), Kepala Seksi Kerjasama (Zeth E.Silety), Kepala Seksi Pengawasan dan Penyuluhan (Marselina Kudmas), serta Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan (Siti Sarjanawati). (DP-47)
Share it:
Saumlaki, Dharapos.com - Pelayanan kepada masyarakat di kantor Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) nyaris terhenti karena ulah sejumlah pejabat eselon 3 dan 4 di dinas itu yang malas berkantor.    Selasa pagi (3/9/2019), redaksi DP  sempat mendatangi kantor tersebut yang berlokasi di lantai dasar kantor Bupati Kepulauan Tanimbar, jalan Ir.Soekarno Saumlaki dan mendapati sejumlah kursi yang kosong, padahal masih dalam jam kerja.
Ruang kerja para pejabat eselon 3 dan 4 yang kosong
Saumlaki, Dharapos.com - Pelayanan kepada masyarakat di kantor Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) nyaris terhenti karena ulah sejumlah pejabat eselon 3 dan 4 di dinas itu yang malas berkantor.

Selasa siang (3/9/2019), redaksi DP  sempat mendatangi kantor tersebut yang berlokasi di lantai dasar kantor Bupati Kepulauan Tanimbar, jalan Ir.Soekarno Saumlaki dan mendapati sejumlah kursi yang kosong, padahal masih dalam jam kerja.

Kepala Dinas Satpol PP KKT Cornelis Belay yang ditemui mengakui jika pelayanan di kantornya sedang tidak normal lantaran sebagian besar pejabat eselon 3 dan 4 tidak berkantor saat jam kerja berlangsung.

"Sudah hampir setahun ada beberapa kepada bidang yang tidak melaksanakan tugas, hanya berjudi dan memprovokasi keadaan termasuk para pegawai di Satpol ini untuk tidak masuk kerja sehingga banyak tugas-tugas yang terkendala"katanya.

Dia menjelaskan bahwa hampir keseluruhan Kepala Bidang dan Kepala Seksi tidak berada di tempat (Kantor - red) selama jam kerja dan telah berdampak kepada staf hingga ke tenaga honorer.

Saumlaki, Dharapos.com - Pelayanan kepada masyarakat di kantor Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) nyaris terhenti karena ulah sejumlah pejabat eselon 3 dan 4 di dinas itu yang malas berkantor.    Selasa pagi (3/9/2019), redaksi DP  sempat mendatangi kantor tersebut yang berlokasi di lantai dasar kantor Bupati Kepulauan Tanimbar, jalan Ir.Soekarno Saumlaki dan mendapati sejumlah kursi yang kosong, padahal masih dalam jam kerja.
Ruang kerja para pejabat eselon 3 dan 4 yang kosong
Ketidakhadiran para PNS ini telah berdampak pada kinerja dan tugas-tugas Satpol dalam tugas-tugas penjagaan di pos-pos, tugas-tugas operasi maupun tugas-tugas sweeping dilapangan, termasuk saat tamu yang datang untuk meminta pelayanan.

"Di Satpol PP ini terdapat 3 Bidang dan 6 Seksi. Yang selalu hadir di kantor hanya Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Pemadam Kebakaran, sementara para Kabid yang lain entah dimana selama ini" herannya.

Sudah menjadi tradisi, setiap hari para Kepala Bidang dan Kepala Seksi yang malas ini hanya datang  mengisi daftar hadir lalu kemudian pergi meninggalkan kantor entah kemana,  sementara para pegawai lain sibuk bekerja.

Belay mengaku telah melakukan pembinaan hingga beberapa kali mengeluarkan teguran, namun para pejabat yang malas ini tetap apatis.

Selama proses pembinaan berlangsung para pejabat dilingkup Satpol itu tidak menyampaikan alasan ketidakhadiran mereka. Meski tampaknya mereka menerima teguran , namun setelah pembinaan itu berlangsung, keadaan tak berubah.

Herannya lagi, ada pejabat tertentu yang malas berkantor dan sering menyebarkan issu bahwa Belay akan dinonjobkan dalam waktu dekat. Issu ini sempat membuat kepercayaan staf  kepada Belay semakin menurun dan berimplikasi buruk terhadap kualitas pelayanan.

"Karena hingga saat ini juga tidak ada perubahan, maka akan kami tindaki dengan mengajukan pernyataan ketidakpuasan kepada mereka dan kami laporkan kepada pimpinan di daerah ini. Dengan cara ini maka kami percaya akan ada langkah dari pimpinan sehingga optimalisasi tugas-tugas Satpol kedepan bisa berjalan"tegasnya.

Para pejabat yang ditemukan tidak hadir saat jam dinas itu masing-masing: Johanis Fenanlampir (Sekretaris Dinas Satpol PP), Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah, (Agustinus R.Lerebulan),  Kepala Seksi Kerjasama (Zeth E.Silety), Kepala Seksi Pengawasan dan Penyuluhan (Marselina Kudmas), serta Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan (Siti Sarjanawati).

(DP-47)
Share it:

Maluku Tenggara Barat

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi