PK - OMK Tanimbar Gelar Misa Syukur Bersama Bupati Fatlolon

Pemuda Katolik (PK) Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) menyelenggarakan misa Ekaristi Kudus bersama Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah Tanimbar di kediaman Bupati setempat, Rabu (7/8/2019).
Share it:
Misa syukur dipimpin Pastor
Pius Fenyapwain, Pr
Saumlaki, Dharapos.com - Pemuda Katolik (PK) Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) menyelenggarakan misa Ekaristi Kudus  bersama Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah Tanimbar di kediaman Bupati setempat, Rabu (7/8/2019).

Perayaan Ekaristi  itu dihadiri Bupati KKT Petrus Fatlolon dan Ibu Jois Penturi Fatlolon, sejumlah pimpinan OPD, tokoh Katolik dan 235 anggota PK maupun utusan OMK dari sejumlah stasi di wilayah itu.

Ketua PK Komcab KKT, Kornelis Waturu menyatakan misa syukur itu dilakukan sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun iman dan mempererat tali persaudaraan diantara anggota, pengurus dan para stakeholder terkait.

Selain itu, sebagai ajang silahturahmi dan pembinaan dari Fatlolon sebagai  tokoh Katolik kepada seluruh fungsionaris dan anggota PK maupun OMK sehingga terbentuk kader yang militan.

“Militan bukan berarti kita harus pasang dada, namun kita harus menggunakan semangat militan itu untuk membela gereja dan tanah air sesuai dengan sembohyan kita. Kita harus tampil sebagai seorang Katolik, seorang pemuda yang siap saat gereja memanggil dan tanah air memanggil," cetusnya.

Bupati Petrus Fatlolon menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah dibangun antara Pemuda Katolik dengan Pemerintah daerah.

Ia mengakui, semenjak dirinya dilantik, baru pernah didatangi para pemuda dan pemudi untuk berdoa bersama.

"Saya percaya peran dari orang muda itu ada di kaum muda Katolik. Kabupaten ini juga mengharapkan kita sebagai kaum muda sekalian untuk ikut serta dan terlibat dalam pembangunan fisik dan bukan saja dalam kegiatan rohani," tandasnya.

Fatlolon juga mengajak masyarakat Tanimbar khususnya OMK agar dapat mempersiapkan SDM, sehingga mampu bersaing dengan para pekerja yang akan datang dari luar daerah.

"Kaum muda haruslah mempersiapkan diri agar dapat berbahasa asing dan juga fasih, profesional, dan tidak menjadi masyarakat yang konsumtif namun harus menjadi masyarakat yang produktif," tukasnya.

(dp-45)
Share it:

Maluku Tenggara Barat

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi