Bupati Malra Akui Dana Desa Belum Berdampak Atasi Kemiskinan

Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal RI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten Malra Tahun 2019 dan Launching Bursa Inovasi Desa Tingkat Kecamatan Tahun 2019 yang digelar di Langgur, 10 - 12 Agstus 2019.
Share it:
Bupati Malra, M. Thaher Hanubun di momen Rakor Tim Inovasi Kabupaten Malra Tahun 2019 dan Launching Bursa Inovasi Desa Tingkat Kecamatan Tahun 2019 yang digelar di Langgur, 10 - 12 Agstus 2019 
Langgur, Dharapos.com – Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal RI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten Malra Tahun 2019 dan Launching Bursa Inovasi Desa Tingkat Kecamatan Tahun 2019 yang digelar di Langgur, 10 - 12 Agstus 2019.

Dalam giat tersebut, Kemendes RI bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tenggara (Malra)

Siaran Pers Humas Malra yang diterima Dharapos.com, Selasa (13/8/2019) menjelaskan, kegiatan Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Malra, M. Thaher Hanubun didampingi Wakil Bupati, Petrus Beruatwarin.

Dikatakan, kegiatan ini merupakan wadah untuk saling berbagi dan belajar agar bersama-sama berkembang.

Menurut Bupati, Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang digulirkan selama ini secara umum belum mampu memberikan dampak nyata bagi penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

“Pembangunan dari sisi fisik dan infrastruktur mungkin kelihatan, tapi aspek kesejahteraan yang tergambar dari kualitas hidup masyarakat belum mencerminkan keberhasilan sebagaimana yang kita harapkan,” bebernya.

Kondisi ini terjadi bukan hanya di Malra saja, namun secara nasional kondisi demikian juga banyak terjadi.

Untuk itu, dibutuhkan kerja keras, kejujuran dan ketulusan semua pihak untuk benar-benar melaksanakan fungsi dengan amanah serta niat yang baik untuk daerah dan masyarakat.

Kendati demikian, Bupati juga mengakui terdapat pula kisah-kisah kesuksesan dari pemanfaatan Dana Desa, baik yang sifatnya pelayanan dasar maupun peningkatan perekonomian.

“Kita juga bisa belajar dari daeah lain tentang pemanfaatan dana desa melalui kemajuan teknologi untuk akses informasi-informasi,”  cetusnya.

Bupati berharap melalui forum rakor dimaksud, informasi-informasi yang berguna sesuai karakteristik daerah, dapat ditindaklanjuti dalam berbagai succses story yang tentu dapat menjadi referensi untuk semua pihak.

“Semoga kedepan, dengan inovasi dan kreatifitas kita, maka pelayanan masyarakat akan semakin optimal, pembangunan semakin berdampak serta kesejahteraan akan meningkat,” tandasnya.

Untuk diketahui, sejalan dengan regulasi dan kebijakan nasional, maka pemanfaatan dana desa sudah harus diarahkan pada upaya peningkatan taraf hidup, peningkatan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat.

(dp-49)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi