Wabup Malra Lepas Kontingen MTQ ke XXVIII Tingkat Promal

Wakil Bupati Ir. P. Beruatwarin, M.Si resmi melepas 47 anggota kontingen Maluku Tenggara (Malra) yang akan berlaga di ajang MTQ ke XXVIII Tingkat Provinsi Maluku, yang akan berlangsung di Namlea, Kabupaten Buru, 13 – 21 Juni 2019.
Share it:
Wabup Ir. P. Beruatwarin, M.Si saat menyampaikan sambutan sekaligus melepas kontingen Malra yang akan berlaga di ajang MTQ ke XXVIII Tingkat Provinsi Maluku, Namlea, Kabupaten 13 – 21 Juni 2019
Langgur, Dharapos.com - Wakil Bupati Ir. P. Beruatwarin, M.Si resmi melepas 47 anggota kontingen Maluku Tenggara (Malra) yang akan berlaga di ajang MTQ ke XXVIII Tingkat Provinsi Maluku, yang akan berlangsung di Namlea, Kabupaten Buru, 13 – 21 Juni 2019.

Momen pelepasan tersebut digelar di aula Kantor Bupati Baru Jl. Raya Langgur Debut, Senin (10/6/2019).

Turut hadir pada acara tersebut, Bupati M. Thaher Hanubun, Pjs. Sekda Drs. M. Teslatu, M.Si, Forkopimda Malra, pimpinan dan Anggota DPRD, para Rat, tokoh agama, pimpinan OPD, BUMN/BUMD, Ketua Organisasi Wanita, Camat, Kepala Ohoi, peserta kontingen dan ASN Lingkup Pemkab setempat.

Acara diawali dengan khotbah oleh Kepala Kementerian Agama Malra, Drs. Hi. A. Difinubun, M.Sos dan penyampaian laporan oleh Ketua Panitia, Drs. Hi. Abd. H. Ingratubun, M.Si.
Acara tersebut sekaligus dilaksanakan bersamaan dengan Halal Bi Halal.

Bupati dalam sambutan yang disampaikan Wabup menekankan momentum Halal Bi Halal memiliki keterkaitan yang erat dengan nilai-nilai kearifan lokal Orang Kei yang dianut yakni "Vuut ain mehe ni ngivun, manut ain mehe ni tilur".

“Semua amal perbuatan selama pelaksanaan ibadah Puasa masih ‘menggantung’ manakala sesama Muslim belum memaafkan satu dengan lainnya. Karena itu, kita perlu memaknai Halal Bi Halal sebagai bagian dari instrospeksi diri, mau menerima kekurangan orang lain, saling memaafkan, menjalin kebersamaan dan mengukuhkan nilai solidaritas,” cetusnya.

Menurut Bupati, perbedaan baik suku, agama dan antar golongan sudah digariskan oleh Allah SWT sejak manusia diciptakan.

“Maka hendaknya bukan dijadikan konflik dan jurang pemisah dengan yang lain namun diharapkan semakin meningkatkan komitmen dan motivasi kita untuk mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat Maluku Tenggara,” tandasnya.

Bupati juga secara khusus mengingatkan beberapa hal penting terkait keikutsertaan Kabupaten Malra pada ajang MTQ ke XXVIII Tingkat Provinsi Maluku.

Pertama, MTQ selain bertujuan untuk memperoleh Qori dan Qoriah Terbaik, juga bagian dari Syiar Agama untuk senantiasa membumikan Alqur'an.

"Juara memang target kita, namun bukanlah satu-satunya tujuan mutlak semata, yang utama adalah Syiar Agama," ungkapnya.

Kedua, Kabupaten Malra adalah satu-satunya wilayah yang memiliki tren dan catatan prestasi dalam MTQ terbaik di Provinsi Maluku yang tentunya menjadi citra positif sekaligus sebagai motivasi dan harus dibuktikan.

“Dalam berbagai kesempatan sedapat mungkin mengoptimalkan anak-anak generasi kita, karena mereka memiliki potensi yang besar yang menjadi perhatian bagi Kemenag, LPTQ dan tanggungjawab bersama,” sambungnya.

Terakhir, Bupati berharap para Kalifah senantiasa menjaga nama baik sebagai duta daerah dan seluruh masyarakat Malra. Juga senantiasa menjaga kebersamaan dan kekompakkan tim, tidak menimbulkan citra negatif.

“Dan yang tak kalah penting agar senantiasa jaga kesehatan dari berangkat hingga tiba kembali dengan selamat,” tukasnya.

Seusai itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan bendera Kontingen dari Bupati Malra kepada Wakil Bupati Malra sebagai Pembina Kontingen MTQ Maluku Tenggara ke XXVIII Tingkat Provinsi Maluku.

Pada momen yang sama turut pula dilaksanakan penyerahan Dana Hibah Bantuan Sosial Penyelesaian tunggakan listrik masyarakat kepada PLN Elat, Hibah Sarana Peribadatan secara simbolis, Penyerahan Dana Desa secara simbolis kepada Kepala Ohoi di 11 Kecamatan yang diserahkan Bupati, Wabup, Ketua DPRD dan Pjs. Sekda Malra.

Penyerahan bantuan tersebut sesuai hasil rekomendasi BPK yang dilakukan secara bertahap yakni Tahap I sebesar 40 persen dan Tahap II sebesar 60 persen yang akan diserahkan setelah laporan pelaksanaan kegiatan tahap I disampaikan kepada Pemda.

(dp-48)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi