PT Astra Int Gelar Seremoni Donasi Alat Produksi di Tanimbar

PT Astra International Tbk menggelar seremoni donasi alat produksi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan para nelayan di aula Hotel Galaxi Saumlaki, Kamis (28/3/2019).
Share it:
Foto bersama Sekda KKT, pimpinan PT Astra Internasional Tbk dan para nelayan penerima bantuan
Saumlaki, Dharapos.com - PT Astra International Tbk menggelar seremoni donasi alat produksi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan para nelayan di aula Hotel Galaxi Saumlaki, Kamis (28/3/2019).

Kegiatan tersebut merupakan program CSR PT Astra di bidang kewirausahaan.

Selama kurang lebih 10 bulan, PT Astra telah membina puluhan nelayan di 14 desa di wilayah itu.

"Komitmen Astra di bidang CSR fokus ke empat pilar yaitu ada pendidikan, lingkungan, kewirausahaan dan kesehatan yang pelaksanaannya tersebar di seluruh Indonesia. Di Kepulauan Tanimbar selama 10 bulan ini, kami fokus kepada pilar kewirausahaan," terang Dirut PT. Astra International Tbk, Mohammad Taufan.

Dikatakannya, saat ini Astra punya program yang mensinergikan empat pilar tersebut menjadi satu program yang dinamakan Kampung Berseri Astra Menuju Desa Sejahtera.

Saat ini programnya ada di 363 desa yang tersebar di 100 kabupaten dan 34 Provinsi diseluruh Indonesia.

Di KKT sendiri ada 14 desa yaitu Kelurahan Saumlaki, desa Lermatang, Latdalam, Matakus, Themin, Weratan, Welutu, Rumah Sakut, Kamatubun, Adaut, Namtabung, Lingat, Fursuy dan Eliasa.

"Kalau program Desa Sejahtera yang masih dikembangkan di Kepulauan Tanimbar fokusnya kepada pemberdayaan ekonomi,"  sambung Taufan.

Jadi, lanjut dia, fokusnya lebih ke dalam yaitu pembentukan kapasitas kelompok, peningkatan pendapatan, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam program, melakukan advokasi serta memberikan bantuan alat produksi.

"Khusus untuk program ini, kita memberikan bantuan berupa 14 sonsoriser, 140 cooler box, untuk para nelayan binaan di 14 desa Kabupaten Kepulauan Tanimbar," rinci Taufan.

Diakuinya, setiap tahun akan beda-beda karena program ini baru berjalan kurang lebih 11 bulan sejak dimulai pada April 2018.

"Jadi memang fokus kita adalah membina secara intens, pertemuan reguler secara besar (per kecamatan) atau langsung ke desa-desa," urainya.

Taufan berharap pada tahun-tahun yang akan datang bisa lebih dari 14 desa.

Artinya, tidak menutup memungkinkan kedepannya program ini akan dikembangkan lebih jauh lagi untuk masuk ke bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan yang asri.

"Astra sudah hadir ke Kepulauan Tanimbar pada 2017 lalu dimana kami bertemu dengan Bupati untuk menyumbangkan ribuan kacamata kepada siswa-siswi di Saumlaki," tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah
KKT Pieterson Rangkoratat mengapresiasi program PT. Astra yang dinilainya sangat baik dan sentral karena telah membina dan mendukung para nelayan di 14  desa.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT. Astra yang telah memilih daerah kami sebagai lokasi dilaksanakannya Kampung Berseri Astra untuk Desa Sejahtera," ucapnya.

Juga kepada UKM Center FEB  Universitas Indonesia (UI) yang telah melakukan pendampingan selama kurang lebih 10 bulan kepada 14 desa binaan di KKT.

"Terima kasih atas semua yang telah dikaryakan untuk masyarakat Kepulauan Tanimbar," cetusnya.

Sekda juga berpesan kepada para kelompok binaan agar menjaga dan merawat dengan baik alat-alat produksi serta di gunakan secara efektif untuk meningkatkan pendapatan per kapita masing-masing kepala Keluarga dan kelompok binaan secara kolektif.

Mantan Kabag Hukum itu juga meminta kepada 14 kelompok binaan ini agar berubah dari pola-pola hidup konsumtif yang dengan begitu mudah menghabiskan uang tanpa menabung.

"Saya perlu Ingatkan ini karena kebiasaan- kebiasaan kita dari dulu di mana kita usaha hari ini kita makan dan kita habiskan juga hari ini. Kita berfikir alam di Tanimbar ini terlalu memanjakan kita, besok juga kita pergi mencari dan dapatkan kembali," imbuhnya.

Harapan kepada PT. Astra agar wilayah kerja dapat diperluas pada tahun mendatang dari 14 desa binaan dapat bertambah lagi.

Hal itu dimaksudkan agar sinergitas program yang ada pada Pemda dengan program CSR dari PT. Astra dapat mengatasi sedikit demi sedikit beberapa permasalahan di kabupaten ini.

(dp-47)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi