Bupati Malra Kunker ke Kecamatan Kei Besar Selatan Barat

Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Kei Besar Selatan Barat.
Share it:
Bupati Malra, M. Thaher Hanubun melakukan kunker ke Kecamatan Kei Besar Selatan Barat
Langgur, Dharapos.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun pada pekan lalu melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Kei Besar Selatan Barat.

Beberapa Ohoi menjadi tujuan kunker tersebut seperti Rerean, Wafol dan Fer Baru.

Awalnya, kunker bersama Kepala PT. PLN Malra Alex Manuhua dan rombongan serta sejumlah pimpinan OPD terkait adalah dalam rangka penyerahan surat pernyataan pembebasan lahan untuk pembangunan PLTD di Ohoi Rerean.

Rombongan lainnya yang ikut dalam kunker, Kepala BPDM Maluku Tenggara (J. Mailoa), Kepala Dinas Perikanan (N. Ubro) Kepala Bagian Infrastrukrur, (Daniel Kusapy), Kepala Bagian Hukum (P. P. Ufie, SH) beserta staf, Kepala Bidang Air Bersih, Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat (E. Ohoitimur), Kepala Satpol PP (M. Matdoan, S.IP), Kabag Humas & Protokol (Antonius U. W. Raharusun, SIP), kontraktor, Camat Kei Besar Selatan Barat dan para kepala ohoi serta warga masyarakat.

Kunker tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan PLTD yang belum dimulai disebabkan belum adanya lahan dari masyarakat.

Acara pertemuan diawali dengan penjelasan Bupati Malra menanggapi laporan yang diterima terkait beberapa kelompok masyarakat yang berusaha untuk menghalangi pembangunan sarana air bersih dan listrik dengan merusak pipa air bersih dan menolak pengadaan lahan pembangunan PLTD.

Menurutnya, yang terpenting adalah masalah air, listrik, jalan dan kesehatan. Beliau minta kepada masyarakat agar membantu pihak PLN dan Bidang dari Dinas Pekerjaan Umum yang menangani Air Bersih. Beliau menambahkan, PLN tidak anggarkan dana untuk pengadaan listrik, apalagi untuk PLTD yang kecil kapasitasnya sehingga PLN tidak bisa bayar pembebasan lahan.

Acara dilanjutkan dengan pernyataan adat dan penyerahan surat pernyataan pembebasan lahan dari masyarakat Rerean kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Kepala Bagian Hukum, Setda. Kabupaten Malra yang disaksikan Bupati Hanubun, para kepala Ohoi dan Camat serta masyarakat dan undangan lainnya.

Bupati pada kesempatan itu berpesan kepada kontraktor agar dalam proses pekerjaannya dapat melibatkan masyarakat. Namun secara teknis, harus diatur oleh kontraktor.


"Karena kadang-kadang dalam proses pekerjaan jalan, jika ada masyarakat yang punya urusan atau kepentingan keluarga misalnya pernikahan, tahlilan maupun acara lainnya terpaksa proses pekerjaan terhenti karena masing-masing orang meninggalkan pekerjaannya," ungkapnya.

Akibatnya, kontraktor kena teguran karena melewati batas waktu penyelesaian proyek pekerjaan.

Bupati Hanubun saat memimpin pertemuan yang berlangsung di Ohoi Rerean
Bupati juga berpesan agar semua kontraktor yang masuk di daerah ini wajib memiliki surat keterangan domisili.

"Dengan begitu, pajak bisa masuk ke daerah ini," cetusnya.

Begitu pula dalam pemasangan listrik jika ada kendala, Bupati minta masyarakat langsung koordinasikan dengan Pemda.

"Kalau ada kabel yang melewati pohon masyarakat, jangan ada yang melarang pihak PLN, tapi segera hubungi Pemerintah Daerah untuk tentukan dan sepakati harga pohon agar cepat dilanjutkan dengan pemasangan kabel," imbaunya.

Bupati juga memastikan akan ada pembangunan jalan di Kecamatan Kei Besar Selatan Barat antara ohoi dengan ohoi. Sedangkan di Ohoi Rerean sendiri, akan dibangun talud.

Dalam acara pertemuan itu, Camat Kei Besar Selatan Barat, mengimbau seluruh masyarakat untuk membantu memudahkan pemasangan listrik di 13 Ohoi tersebut.

Masyarakat juga diminta untuk menentukan harga ganti rugi pohon dan lainnya.

"Jangan terlalu besar, agar memudahkan pihak PLN nantinya," pesannya.

Dilaporkan, beberapa masyarakat ikut memberikan saran dan menjelaskan permasalahan yang terjadi di lapangan terkait proses pembangunan listrik dan air kepada Bupati.

Menanggapinya, Bupati tetap mengajak masyarakat untuk mendukung Pemda dan pihak PLN serta menghimbau agar masyarakat beserta perangkat Ohoi merangkul pihak-pihak yang tidak sejalan proses pembangunan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, juga Kepala PLN Malra turut memberikan apresiasi atas kesediaan masyarakat terhadap proses pembangunan PLTD.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi pembangunan PLTD yang terletak di perbatasan Ohoi Rerean dan Ohoi Wafol.

Serta kunjungan ke Ohoi Wafol dan Ohoi Fer Baru untuk melihat langsung gedung Puskesmas yang belum rampung hingga belum layak untuk digunakan.

Bupati berjanji, akan menyelesaikan gedung puskesmas dimaksud.

Dan dalam minggu ketiga atau akhir bulan ini akan dilaksanakan pengobatan gratis di kawasan tersebut.

(dp-40)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi