Bupati Fatlolon Kecam RLH Berbahan Papan

Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon mengingatkan para Kepala Desa se - Kecamatan Selaru dan jajaran masing-masing untuk bekerja sesuai dengan aturan yang ditetapkan.
Share it:
Bupati KT Petrus Fatlolon saat menyerahkan bantuan ke Pemerintah Desa Adaut
Saumlaki, Dharapos.com - Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon mengingatkan para Kepala Desa se - Kecamatan Selaru dan jajaran masing-masing untuk bekerja sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

“Jangan melakukan bedah rumah yang semula rumah itu berdinding papan atau beratap daun rumbia kemudian kita bedah masih sama seperti semula. Itu bukan bedah rumah namanya," kecamnya saat pelaksanaan Rapat Kerja Pemerintah Desa di Kandar, Kecamatan Selaru, Kamis (8/3/2019).

Pernyataan pedas Bupati itu seakan menempelak Pemerintah Desa Adaut dibawah kepemimpinan Kades Ignasius Batlayar dan stafnya yang mana pada awal November 2018 lalu, telah membangun 8 unit Rumah Layak Huni (RLH) yang bersumber dari APBDes 2018.

Tapi, ternyata yang bersangkutan tak ikhlas bahkan sebaliknya berusaha makan untung namun jadinya buntung.

Pasalnya, bantuan RLH yang dibangun berbahan papan sama seperti rumah sebelumnya, padahal  dalam RAB-nya harus beton.

Bupati menegaskan, Kalau memang anggaran hanya untuk 20 rumah, maka fokuskan 20 rumah sampai tuntas, sampai pengecatan dengan atapnya pakai seng, dindingnya dinding beton, diplester dengan lantai beton. Juga harus memiliki jamban atau toilet.

"Jangan sampai kita bedah rumah tapi kondisinya sama seperti rumah semula sebelum dilaksanakan bedah. Karena syarat Rumah Layak Huni salah satunya adalah harus beratap senk, berlantai beton dab berdinding beton juga. Dan jangan sampai tanpa jamban!!!. Bukan saatnya lagi kita harus buang air besar di pantai, jamban adalah solusi," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Yongki Souisa juga dibuat geram dengan ulah Kades Adaut dari tahun ke tahun.

"Kades ini benar-benar keterlaluan" kecam Kadis saat membeberkan RAB Bantuan RLH kepada media ini di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Tak hanya Yongki, salah Koordinator pendamping desa yang mendengar RLH di desa Adaut berbahan dibangun papan dan sekat tripleks juga melontarkan kecaman.

"Pemdes Adaut ini nakal," kecamnya.

(dp-47)
Share it:

Maluku Tenggara Barat

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi