Pemkab Kepulauan Tanimbar Beri Bantuan Korban Bencana di Desa Mitak

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KT) melakukan kunjungan sekaligus memberikan bantuan barang dan pangan kepada korban bencana alam di Desa Mitak, Kecamatan Wuarlabobar yang terjadi 23 Januari lalu.
Share it:
Penyerahan bantuan kepada warga korban bencana alam di Desa Mitak, Kecamatan Wuarlabobar, Kepulauan Tanimbar 
Saumlaki, Dharapos.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KT) melakukan kunjungan sekaligus memberikan bantuan barang dan pangan kepada korban bencana alam di Desa Mitak, Kecamatan Wuarlabobar yang terjadi 23 Januari lalu.

Saat itu, gelombang air pasang menerjang sejumlah rumah warga hingga mengakibatkan kerusakan.

"Peristiwa naiknya gelombang air pasang pada 23 Januari lalu telah menerjang rumah-rumah warga sehingga mengalami rusak ringan hingga berat," terang Kepala Dinas Sosial Yuli Ongirlawu di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Kondisi itu menyebabkan kepanikan sehingga warga desa Mitak harus melarikan diri dan mengungsi ke hutan demi menyelamatkan diri lantaran kuatir akan terjadinya gelombang Tsunami. 

"Tanggal 27 Januari itu ada air pasang yang cukup tinggi dari sebelum-sebelumnya, namun tidak sampai ada gelombang Tsunami," sambungnya.

Sepekan lamanya, sejak 23 – 29 Januari, sebanyak 66 Kepala Keluarga (KK) memilih tinggal di hutan dengan mendirikan tenda-tenda sederhana beralaskan tikar. 

“Kondisi itu makin hari makin memprihatinkan sehinga tak sedikit dari anak-anak dan lansia yang jatuh sakit, sampai akhirnya oleh Dinas Kesehatan dilakukan upaya pertolongan medis," akui Kadis.

Di lain sisi, beberapa dari warga Mitak yang telah kembali ke desanya terpaksa harus menumpang tinggal bersama keluarga dan kerabat lantaran rumah mereka yang rusak. 

Bahkan ada salah satu rumah yang bergeser dari tempat semula. Hal itu diduga karena didirikan di atas pasir saja sehingga pada saat gelombang datang menyapu kemudian berpindah beberapa meter jaraknya.

Kondisi ini sering tarjadi setiap tahunnya lantaran posisi Desa Mitak dan beberapa desa lain seperti Awear Baru, Mitak Kolam dan Sofyanin dan Lingada yang juga dilaporkan ada 2 rumah rusak.

"Desa-desa ini menghadap sebelah barat. Namun tak sampai separah tahun 2019 ini. Terhadap kerusakan rumah-rumah itu, Pemerintah daerah langsung melakukan penanganan melalui Dinas Perumahan Rakyat, termasuk air bersih yang ditangani oleh Bina Marga," cetus Kadis.

Sejumlah Dinas teknis yang menangani masalah tanggap darurat yakni Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Rakyat, Bina Marga, Dinas Pangan serta Dinas Perhubungan yang diketuai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Kami dari Dinas Sosial sudah menyampaikan bantuan berupa bahan natura, yakni makanan dan pakaian,” kata dia. 

Dirincikan, bantuan itu berupa bahan makanan, susu instan, pakaian bekas layak pakai, tenda dan tikar-tikar, termasuk obat-obatan dari Dinkes setempat.

(dp-46)
Share it:

Maluku Tenggara Barat

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi