Kapolda Maluku Puji Potensi yang Dimiliki Kepulauan Tanimbar

Kunjungan Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) pekan lalu merupakan kunjungan yang pertama kali dilakukan sejak 5 bulan bertugas di Maluku ini.
Share it:
Kapolda dan rombongan  berada di kawasan Danau Lorulun untuk kegiatan penanaman 1000 pohon torem 
Ambon, Dharapos.com - Kunjungan Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) pekan lalu merupakan kunjungan yang pertama kali dilakukan sejak 5 bulan bertugas di Maluku ini. 

Sekaligus pejabat pertama di Maluku yang datang setelah nama Maluku Tenggara Barat berubah menjadi KKT. 

Dalam kunjungan ke Saumlaki dan Larat, ibu kota Kecamatan Tanimbar Utara pada Rabu (6/2/2019) itu Kapolda beserta Ketua Bhayangkara Daerah Maluku, Swanly Royke Lumowa dan sejumlah pejabat Polda lainnya melakukan kegiatan melepasliarkan sembilan ekor penyu di Pantai Lumasebu, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Ke 9 ekor Penyu itu didapat dari hasil tangkapan nelayan di Desa Matakus, Wermatang dan Desa Olilit Raya.

Selanjutnya Kapolda bersama rombongan menuju Danau Lorulun Kecamatan Wertamrian untuk melakukan kegiatan penghijauan berupa penanaman 1000 pohon torem. 

"Kebetulan kami datang ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini setelah ada perubahan nama ya. Ini sesuatu yang luar biasa. Saya melihat kemakmuran terlihat di sepanjang jalan itu. Tinggal bagaimana mengembangkan pertaniannya, terutama komunitas jagung, perikanan, kehutanan dan yang tak kalah penting adalah pariwisatanya," pujinya.

Dia menambahkan, saat ini Pemerintah Daerah KKT sudah mengembangkan salah satu destinasi wisata yaitu di Danau Lorulun, yang berada di dekat ujung landasan Bandara Mathilda Batlayeri. 

Proses pelepasan 9 ekor penyu di Pantai Lumasebu
"Ini sesuatu yang bagus ya. Mudah-mudahan pariwisata terus berkembang," harapnya.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Papua Barat itu menjelaskan, kegiatan gowes ini juga bertujuan untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa di Tanimbar ini ada begitu banyak keindahan.

"Ada begitu banyak keindahan seperti di pantai-pantai. Untuk mau datang menyaksikan secara langsung itu agak susah, sehingga perlu ada promosi dan daya tarik. Kegiatan ini juga semacam pameran agar mengundang sebanyak orang datang ke Tanimbar," lanjutnya.

Tanimbar, cetus Kapolda, telah dikenal sejak dahulu kala. 

“Karena itu, pelestarian alam perlu dijaga. Penyu perlu kita lestarikan, pohon Torem dan pohon-pohon lain perlu ditanam sebanyak-banyaknya agar semakin hijau sehingga tak hanya burung-burung lokal yang datang tapi burung-burung internasional yang sering lewat pun bisa migrasi,” tandasnya.

Kapolda juga tak lupa menyampaikan harapannya agar di musim-musim suhu politik yang panas ini, masyarakat KKT dan semua pihak dapat menciptakan cooling system dengan melakukan berbagai kegiatan. 

"Keamanan mesti dijaga. Polisi di bantu TNI akan menjaga itu termasuk Penyelenggara Pemilu juga seperti KPU dan Bawaslu. Untuk kontestan pemilu mempersiapkan diri untuk siap kalah tapi juga siap menang agar tidak terjadi pertikaian yang panjang dan sulit untuk di lerai," tukasnya.

(dp-46)
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi