Sri Mulyani Resmikan Jembatan Wear Arafura

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati yang didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) , Mochamad Basoeki Hadimoeljono meresmikan jembatan Wear Arafura yang menghubungkan pulau Larat dengan pulau Yamdena di kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Kamis (10/1/2019).
Share it:
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat penandatanganan prasasti peresmian jembatan Wear Arafura  
Saumlaki, Dharapos.com – Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati yang didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) , Mochamad Basoeki Hadimoeljono meresmikan jembatan Wear Arafura yang menghubungkan pulau Larat dengan pulau Yamdena di kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Kamis (10/1/2019). 

Jembatan yang dikerjakan PT. Nindya Karya itu telah dimulai berdasarkan kontrak nomor HK.02.03/BL.XVI/498676.01/APBN/2016/04 tanggal 7 Desember 2016 dan dikerjakan selama 720 hari dengan alokasi dana APBN senilai Rp123.079.727.000,-

Secara teknis Jembatan Wear Arafura memiliki tujuh bentang dengan panjang per bentangnya 45,8 meter atau total keseluruhannya yakni 322,80 meter. Memiliki pondasi jenis tiang pancang baja 600 mm dan panjangnya bervariasi yakni 38-42 meter. 

Pada bangunan atas memiliki konstruksi beton pracetak prategang dengan lebar jembatan 10 meter dan gelagar beton pracetak prategang tipe I.  Selain itu, jembatan ini juga memiliki trotoar pada sisi kiri dan kanan selebar 1 meter.

Dalam laporannya, Bupati Petrus Fatlolon menyatakan Kabupaten MTB yang memiliki luas wilayah11.980,07 Km2 dengan luas darat 4.461,08 Km2 (37,24%) dan luas laut 7.518,99 Km2 (62,76%) terdiri dari 57 pulau berpenghuni dan 149 pulau tidak berpenghuni serta telah ditetapkan sebagai kabupaten Tertinggal, Terluar dan Terdepan dengan 4 pulau terluar yakni Larat, Asutubun, Selaru dan Matakus.

Menkeu saat menyampaikan sambutan 
Pembangunan jembatan Leta Oar Ralan atau Wear Arafura merupakan implementasi Pembangunan Jangka Menegah Nasional tahun 2014- 2019 dan implementasi janji Presiden dan Wakil Presiden RI. 

Hal ini semakin memperkuat harapan Pemerintah Daerah MTB dan masyarakat di wilayah itu untuk menuju Indonesia baru dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

“Kehadiran Menteri Keuangan dan PUPR hari ini sudah mengurangi sedikit kegelisahaan kami dan memperkuat harapan kami agar dengan kehadiran Pempus di kabupaten kami, semakin mengenal kondisi daerah dan dekat dihati. Peresmian jembatan ini merupakan bentuk keadilan dan kemakmuran yang merupakan cita-cita luhur Negara,” cetusnya.

Bupati mengapresiasi kinerja Menkeu dan PUPR karena bekerja dengan hati sehingga merealisasikan komitmen Pempus.

Dalam sambutannya, Menkeu RI Sri Mulyani menyatakan pembangunan infrastruktur merupakan sarana pelayanan dasar dan di MTB masih tertinggal dimana banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemerintah.

Jembatan ini didoakan untuk menjadi sarana interaksi masyarakat pulau Larat dan pulau Yamdena. Selain itu dapat digunakan oleh masyarakat untuk menciptakan kesejahteraan.

Menkeu, Menteri PUPR, Gubernur Maluku, Bupati dan Wabup langsung memeriksa kondisi fisik jembatan
“Saya berharap jembatan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kegiatan ekonomi maupun interaksi sosial yang lebih baik, sehingga masyarakat akan merasa lebih dekat dan menumbuhkan solidaritas untuk maju bersama,” harapnya.

Dikatakan pula bahwa jembatan ini didanai oleh instrumen Surat Berharga Syariah Negara.

“Ini merupakan salah satu bentuk komitmen dimana kami mendesain instrumen APBN sesuai dengan kebutuhan dan infrastruktur merupakan salah satu yang dibutuhkan adalah inovasi pendanaan,” pungkasnya.

Sebagaimana pantauan langsung, kegiatan tersebut disaksikan oleh Gubernur Maluku, Said Assagaf dan sejumlah undangan yang berasal dari pimpinan FKPD, SKPD, serta masyarakat di kota Larat. 

Usai peresmian, Menkeu, Menteri PUPR, Gubernur Maluku, Bupati dan Wabup serta tamu undangan yang hadir langsung memeriksa kondisi fisik jembatan dengan menyaksikan atraksi tarian tradisional masyarakat di kecamatan Tanimbar Utara diatas rakit dibawah jembatan.

(dp-18)
Share it:

Nasional

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi