Menkeu Minta Jajaran Kemenkeu di MTB Tingkatkan Kinerja

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Menteri Keuangan RI, Sri Mulayani Indrawati menyempatkan waktunya untuk bertatap muka dengan jajaran Kementrian Keuangan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Saumlaki, Jumat (11/1/2019).
Share it:
Menkeu RI, Sri Mulyani saat tatap muka dengan jajaran Kementrian Keuangan di KPPN Saumlaki, Jumat (11/1/2019)
Saumlaki, Dharapos.com - Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Menteri Keuangan RI, Sri Mulayani Indrawati menyempatkan waktunya untuk bertatap muka dengan jajaran Kementrian Keuangan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Saumlaki, Jumat (11/1/2019). 

Sri Mulyani yang didamping sejumlah pejabat dari Kemenkeu itu memberikan arahan kepada para pimpinan dan staf yang bertugas di wilayah MTB.

“Saya memberikan penghargaan dan apresiasi terhadap kinerja tahun 2018 karena dari sisi APBN yang baik dimana penerimaan Negara diatas 100 persen, Pajak dan Bea Cukai terjadi kenaikan pertumbuhan yang sangat tinggi secara nasional dan itu semua karena kinerja dari seluruh jajaran Kementrian Keuangan, Pajak, Bea, Cukai dan BNPP,” pujinya saat dikonfirmasi usai pertemuan itu. 

Dikatakan, tahun ini pertumbuhan penerimaan Negara adalah 16 persen,  dimana penerimaan Negara lebih dari target yakni 102 persen.  

Atas capaian itu, Menkeu menyampaikan terima kasih terutama kepada jajaran KPPN Saumlaki yang pada saat menjelang akhir tahun anggaran 2018 kemarin melakukan tugas untuk pencairan anggaran sehingga seluruh belanja termasuk belanja pembangunan konstruksi bisa dijalankan secara tepat waktu.

Ucapan terima kasih yang sama juga dialamatkan kepada jajaran Direktorat Kekayaan Negara yang melakukan program revaluasi aset yang masih perlu untuk ditingkatkan serta membina seluruh kementrian, lembaga dan daerah didalam mengelolah asetnya.

“Jadi tidak hanya bagus pada saat menganggarkan tetapi juga bagaimana memelihara aset-aset itu,” cetusnya. 

Menkeu berpesan kepada staf dan jajarannya agar di 2019 ini tetap menjaga keuangan negara seperti instrument keuangan negara, APBN, serta transfer ke daerah termasuk Dana Desa agar bisa bermanfaat dalam membangun Indonesia sampai ke pelosok. 

Dirinya mengakui bahwa peranan dari jajaran Kemenkeu di daerah dalam hal pelayanan menjadi sangat penting seperti didalam menciptakan tata kelola keuangan Negara dan daerah yang baik. 

Untuk  itu, Menkeu meminta agar segenap aparatur yang bertugas terus meningkatkan pelayanannya.

Dia menilai pelayanan kantor Bea dan Cukai di wilayah MTB sudah sangat baik, yakni dalam membina para eksportir sehingga tadinya eksportir di wilayah Maluku ini hanya 1000 dolar, sekarang sudah meningkat menjadi 1,7 US Dolar. Hal ini juga turut dipengaruhi oleh potensi 60 persen lebih luas wilayah perikanan di MTB.

“Saya minta untuk bekerja sama dengan Pemerintah daerah yakni pentingnya mempromosikan ekspor, memperbaiki iklim investasi serta menggunakan seluruh instrumen untuk memperbaiki kesejahteraan dan perekonomian di daerah ini,” tambahnya.

Tentang wilayah kerja KPPN Saumlaki yang melayani sejumlah Satker di Kabupaten MTB dan Maluku Barat Daya, Menkeu mengatakan untuk pelayanan di beberapa pulau terpencil, akan dilakukan seperti KPPN vilial yang tidak dalam bentuk permanen tetapi mengirimkan beberapa staf dengan komputer, asalkan didukung dengan konektifitas internet yang baik. 

Konektivitas internet menjadi penting karena semua transaksi keuangan Negara dilakukan melalui transaksi digital.

“Kita akan terus melakukan evaluasi bukan hanya KPPN tetapi mengevaluasi Bea dan Cukai karena sekarang ada di Tual dan bagaimana kita memperluas pelayanan di MTB. Sedang dievaluasi mengenai lahan yang katanya Pemerintah daerah sudah menyediakannya. Kita akan lihat nanti dalam prioritas penganggaran dalam pembangunan kantor pelayanan,” pungkasnya.

(dp-18)
Share it:

Nasional

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi