2 Warga Jadi Korban Terbakarnya Speedboat di Malra

Salah satu speed boat milik Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tual ludes di lahap si jago merah, di bawah jembatan Watdek, Senin (14/1/2019) jelang sekitar pukul 10.27 Wit.
Share it:
Speed boat milik Dishub Kominfo Kota Tual ludes di lahap si jago merah, tepat di
bawah jembatan Watdek, Senin (14/1/2019) jelang sekitar pukul 10.27 Wit
Tual, Dharapos.com - Salah satu speed boat milik Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tual ludes di lahap si jago merah, di bawah jembatan Watdek, Senin (14/1/2019) jelang sekitar pukul 10.27 Wit.

Meski berhasil selamatkan diri, 2 warga dengan inisial AZ dan RK diketahui jadi korban akibat insiden kebakaran speed boat tersebut.

AZ hanya mengalami luka ringan sementara RK hingga saat ini masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD Karel Satsuitubun Langgur akibat luka bakar disekujur tubuhnya.

Sedangkan satu warga lainnya berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka.

Pantauan media ini, melihat terjadinya kebakaran, beberapa masyarakat di sekitar lokasi kejadian terlihat berupaya membantu proses pemadaman api pada speed boat yang terbakar dengan mengerahkan dua mobil tangki air.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Maluku Tenggara yang tiba di lokasi kejadian langsung bertindak untuk segera memadamkan api di bantu personel Basarnas setempat.

Speed boat tersebut kemudian diarahkan ke laut lepas guna menghindari merembet ke objek sekitar.

Beberapa warga  yang berada di lokasi kejadian langsung berupaya untuk segera memadamkan api yang menjalar dengan di bantu oleh dua mobil tangki air milik warga.

Terkait kronologis kejadian, salah satu korban inisial AZ saat di konfirmasi Dhara Pos ini mengakui bahwa saat itu ia dan kedua rekannya baru saja selesai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di speed boot tersebut untuk melanjutkan perjalanan mereka.

“Jadi rekan saya (RK, korban lainnya) yang saat itu bertugas sebagai pengemudi speed boat tengah membuka salah satu dari penutup penampung bahan bakar yang ada diatas di speed,” akuinya.

Selang beberapa menit kemudian terdengar letusan dari belakang speed boat disertai kobaran api yang begitu cepat menjalar di dalam ruangan.

Melihat kobaran api yang mulai menjalar, AZ dan salah satu rekannya kemudian memutuskan meloncat ke laut untuk menghindari diri dari kobaran api tersebut.

Di saat bersamaan, RK pun ikut melompat turun ke air laut, namun sayangnya sekujur tubuhnya sempat terkena sebagian ampas minyak panas akibat ledakan yang terjadi sehingga menyebabkan sebagian tubuh RK melepuh dan terkelupas.

Usai lompat dan menyelamatkan diri, RK lalu di tolong oleh dua orang Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Maluku Tenggara ( Malra ) yang menghamiri lokasi kejadian.

Kapolres Malra AKBP. Indra Fadillah Siregar  saat melakukan pengamanan di lokasi kejadian
RK dan kedua rekannya kemudian segera dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur agar segera mendapatkan pertolongan medis.

Sebelumnya, Kapolres Maluku Tenggara AKBP. Indra Fadillah Siregar saat dikonfirmasi Dharapos.com, Senin (14/1/2019) mengakui pasca menerima laporan adanya kejadian kebakaran pada salah satu speed boat milik Dishub Kominfo Kota Tual, ia langsung menerjunkan beberapa personelnya ke lokasi kejadian untuk melaksanakan pengamanan.

“Hanya saja, karena lokasi kebakaran terjadi di dekat jembatan Watdek dan pemukiman warga sehingga hal itu menarik perhatian,” akuinya.

Masyarakat sekitar yang berada dekat lokasi kejadian berbondong-bondong menghampiri serta melihat secara dekat insiden tersebut. 

“Padahal itu sangat berbahaya apalagi sampai mendekat dengan objek yang terbakar. Makanya setelah melihat situasi yang tak lagi steril, saya langsung perintahkan personil untuk mengamankan seputaran lokasi kejadian,” cetusnya.

Kapolres juga memerintahkan jajaran Satlantas mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup untuk mehindari kemacetan yang berkepanjangan.

“Kami juga langsung mengarahkan masyarakat agar menjauh dari speed yang terbakar agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,”cetusnya.

Diakui Kapolres, terkait upaya pemadaman api, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Damkar
dan Basarnas mengingat kobaran api yang terus menyala dan sangat sulit untuk di padamkan serta mengingat masih tersisanya bahan bakar yang berada dalam speed boat.

Menghindari kejadian yang lebih fatal, ia langsung meminta speed boat segera di arahkan untuk di bawa ke laut lepas.

“Langkah ini dilakukan agar menetralisir jangan sampai terjadi ledakan atau penyebaran titik api yang  merembet dan mengenai warga sekitar ataupun objek-objek yang ada pada seputaran lokasi,” sambungnya.

Hingga berita ini dipublis, belum ada pernyataan resmi dari Polisi terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Kami belum bisa memastikan penyebab terjadinya insiden ini karena belum dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kejadian tersebut walaupun tadi kami telah melakukan identifikasi dan telah menemukan salah satu saksi yang berada pada lokasi dan melihat awal mula kejadian kebakaran itu sehingga kami akan mencoba untuk meminta keterangan dari yang bersangkutan," tambahnya.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kejadian kebakaran yang terjadi dan akan menginformasikan perkembangan-perkembangan yang terjadi dalam penyelidikan.

(dp-40) 
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi