Tingkatkan Pelayanan Prima, Dirut PDAM MTB Lakukan Rolling Jabatan

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) Yoksan Batlayar, Kamis siang (6/12/2018) melaksanakan serah terima jabatan terhadap sejumlah pejabat di lingkup perusahaan tersebut bertempat di aula pertemuan kantor PDAM Saumlaki.
Share it:
Penandatanganan berita acara  sertijab disaksikan langsung Direktur PDAM MTB Yoksan Batlayar
Saumlaki, Dharapos.com -  Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) Yoksan Batlayar, Kamis siang (6/12/2018) melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) terhadap sejumlah pejabat di lingkup perusahaan tersebut bertempat di aula pertemuan kantor PDAM Saumlaki.

Roling jabatan tersebut diantaranya, Ike Boina sebagai Kepala Satuan Pengawasan Interen (SPI), Yeri Rangkore yang sebelumnya ditugaskan sebagai Kepala Sub Seksi Transmisi dan Distribusi, diserahkan tanggung jawab sebagai Kepala Bagian Teknik. 

Selain itu dua Kepala PDAM Cabang yang turut diserahi tanggungjawab yakni Kepala Cabang PDAM Seira Kosmas Sakliresy, dan Sarto Futwembun yang semula sebagai Kepala Jaringan di Saumlaki namun diserahi tugas sebagai Kepala Cabang PDAM Selaru.
“Roling ini merupakan satu langkah untuk mewujudkan program yang kita iginkan. Setelah saya dilantik saya melakukan inspeksi ke setiap kantor cabang dan unit untuk memastikan kinerja staf dan ternyata mendapat begitu banyak masukan tentang kondisi di lapangan. Berdasarkan kondisi itu, saya memutuskan untuk melakukan opname rekening dan menemukan terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh para pegawai di lapangan,“ bebernya.

Roling jabatan yang dilakukan itu semata-mata sebagai kebutuhan organisasi untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif dan sehat dan bukan dilakukan karena prinsip suka atau tidak suka.

Dia berharap agar rolling jabatan ini berdampak positif bagi peningkatan pelayanan kepada pelanggan PDAM di wilayah MTB.

“Saya tekankan kepada mereka yang diserahkan jabatan hari ini untuk memiliki sikap rasa memiliki, loyal terhadap pimpinan dan bekerja secara maksimal dengan tulus hati,” katanya.

Batlayar menyatakan bahwa diawal kerjanya sebagai Dirut PDAM, dia beharap agar pelayanan perusahaan lebih maksimal dan pelayanan air bersih kepada para pelanggan berjaan normal selama 24 jam atau non stop. Target ini akhirnya belum bisa terpenuhi karena sarana dan prasarana penunjang tidak mendukung kelancaran operasional Perusahaan.  

Hal mendasar yang menjadi kendala utama adalah mesin produksi dan jaringan perpipaan yang sudah termakan usia sehingga rusak berat serta terjadinya kekeringan akibat kemarau panjang dan mengakibatkan berkurangnya pasokan air bersih bagi warga.

“Saya berharap agar mesti ada dukungan dari semua pihak. Jangan melihat PDAM ini dengan sebelah mata tetapi terbuka dan saling mendukung untuk mendorong peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” pungkasnya. 

(dp-18)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi