Walikota Canangkan SMAN 1 Sebagai Peserta Adiwiyata Nasional

SMA Negeri 1 Kota Jayapura menjadi salah satu sekolah yang diikut sertakan dalam lomba Adiwiyata Nasional 2015.
Share it:
Walikota resmikan Taman BTM
Jayapura, Dharapos.com
SMA Negeri 1 Kota Jayapura menjadi salah satu sekolah yang diikut sertakan dalam lomba Adiwiyata Nasional 2015.

Pencanangan sekolah tersebut sebagai peserta Adiwiyata Nasional dilakukan Walikota, Dr. Benhur Tommi Mano, MM di areal SMAN 1 Kota Jayapura, Distrik Abepura, Provinsi Papua, Sabtu (28/3).

Bersamaan dengan itu pula, turut diresmikan Taman Belajar Terus Menerus (BTM) atau Long Live Education sebagai moto PBB dalam dunia pendidikan.

Perlu diketahui, guna mengikuti lomba tersebut, SMAN 1 telah melakukan persiapan kurang lebih dua Minggu. Semangat ini terpatri berawal dari para alumni yang selama 1 bulan penuh berada di SMAN 1 untuk melakukan berbagai pembenahan.

Lewat momen ini, maka akan menjadi satu kekuatan untuk melakukan perubahan sekolah ke depan bahkan fanatisme para alumni yang akan membuat perubahan besar terhadap sekolah yang berada kawasan lingkaran Abepura tersebut.

Dengan gebrakan ini, membuat siswa dan para guru serta seluruh warga sekolah termotivasi untuk bagaimana tidak senang melihat sampah, sehingga ketika kedapatan sampah maka para siswa langsung mengambil dan membuang pada tempatnya.

Didikan para alumni tanpa biaya ini membuat warga sekolah mulai peduli dengan lingkungan sekolah.

Selain Walikota, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota, Kadis Pertanian kota, Kasi. Lingkungan Hidup Provinsi Papua, perwakilan BNN Papua, Ketua komisi B DPRD Kota, serta para alumni SMAN 1 Kota Jayapura, dan Ondoafi Yoka.

Walikota dalam sambutannya mengatakan selama 20 tahun kota Jayapura belum dikenal di Indonesia, namun kita wajah kota ini telah berubah.

“Kita akan memperkenalkan kota Jayapura, ibukota Provinsi Papua kepada 343 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Karena kota Jayapura atau orang Papua selama ini sering didentikkan atau dikatakan tidak tahu kebersihan, tidak cinta kebersihan. Dan sekarang kita buktikan bagi ke 343 Walikota dan Bupati se-Indonesia bahwa kota Jayapura lebih mencintai kebersihan dan lingkungan,” cetusnya.

Masyarakat kota, lanjut Walikota, bersama Pemerintah telah menata kota ini  menjadi kota yang bersih, indah dan hijau sehingga berhak mendapat penghargaan tertinggi untuk kabupaten/kota yang berhasil menata kotanya menjadi bersih dan hijau bahkan berhasil mendapatkan penghargaan dari Presiden RI yaitu Adipura I dan II.

“Pemerintah kota Jayapura tidak mengejar Adipura semata, akan tetapi kami ingin menanamkan nilai-nilai tentang cinta akan lingkungan, kebersihan serta menghijaukan kota ini lewat program kebersihan lingkungan dan hal ini mendapat dukungan dan partisipasi dari masyarakat sehingga penghargaan tersebut diberikan,” lanjutnya.

Selain itu, jelas Walikota, penataan sekolah juga akan terus dilakukan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK dan sederajat untuk bagaimana bisa mencintai, membersihkan,serta menata lingkungan sekolah menjadi sekolah yang  hijau dan bersih sehingga dapat memperolah penghargaan tertinggi juga.

Terbukti,  Adiwiyata Nasional 2012 untuk SD Negeri 3 Abepura, SMPN 5 Entrop dan SMAN 4 Entrop. Prestasi tersebut kembali diraih di tahun 2013 oleh SDN 3 Abepura dan SMAN 4 Entrop meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri.

Penyerahan anakan pohon
Walikota juga mempresentasikan bagaimana sekolah berpartisipasi dalam menata lingkungan hidup dan menata sekolah bersih dan hijau dihadapan Direktur Pertamina Pusat beberpa waktu lalu sehingga dari 343 kabupaten/kota maka ada 6 kabupaten/kota yang diberikan bantuan sebagai sekolah Bumi.

“Salah satunya adalah kota Jayapura yaitu SMA Negeri 4 Entrop ,dan SD Negeri 3 Abepura dan SMP Negeri 5 Entrop yang mendapat bantuan langsung dari Foundation Pertamina Pusat untuk membina tiga sekolah dimaksud yang telah diusulkan lewat proposal yang telah disampaikan 2015,” terangnya.

Upaya yang dilakukan, jelas Walikota,  adalah untuk menata sekolah untuk mencintai kebersihan,mencintai lingkungan dan menjadikan lingkungan sekolah hijau agar para guru tidak saja memberikan pelajaran bagi siswa di kelas saja namun belajar juga dapat dilakukan di bawah rindangnya pohon yang hijau di lingkungan sekolah.

“Apa yang kita lakukan adalah untuk memelihara alam ciptaan Tuhan sehingga menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan dan menjaga lingkungan kota Jayapura,” jelasnya.
Walau diakui Walikota, banyak tantangan, dan cemoohan yang dihadapi namun dirinya tidak akan pernah urungkan niat baiknya untuk menjaga lingkungan kota tetap bersih dan hijau.

“Saya mengajak semua masyarakat agar menjadikan kota ini sebagai kota yang cerdas, tidak hanya menyoroti, mencemooh akan tetapi melalu partisipasi dan  wujud nyata,” tutupnya sembari berpesan jangan ada guru foto kopi di SMAN 1 dan para siswa/i bebas harus dari narkoba dan miras.
Kepsek SMAN 1 Kota Jayapura, Drs. Arianto Kadir, M.Si, menambahkan pencanangan sekolahnya dalam mengikuti Adiwiyata Nasional bukan akhir dari segala-galanya.

“Ini merupakan motivasi untuk melakukan perubahan dan melakukan pembenahan, pelestarian, dan pengendalian lingkungan serta yang utama adalah untuk menciptakan SMAN 1 sebagai sekolah hijau atau Green School,” harapnya.

Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan Arianto kepada seluruh komponen sekolah, baik alumni, masyarakat, orang tua siswa, komite sekolah, dewan guru, dan Pemkot yang telah mendukung sekolah ini sebagai Green School.

“Harapan kita agar seluruh siswa sadar bahwa pelestarian lingkungan sangat penting untuk masa depan sekolah, serta akan muncul juga budaya anti sampah,sehingga tercipta sekolah yang bersih,nyaman,asri dan memenuhi persyaratan untuk pendidikan yang layak bagi pertumbuhan siswa,” tutupnya.

Pencanangan dan peresmian ditandai dengan penyerahan anakan pohon, penanaman anakan pohon,serta penandatanganan prasasti Taman BTM oleh Walikota, yang disaksikan kepala sekolah, para alumni, dan anggota DPRD kota Jayapura,serta warga sekolah.
 
(Harlet)
Share it:

PAPUA

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi