Orno : “Ibukota Kabupaten Kepulauan Terselatan Di Wonreli–Kisar”

Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Drs Barnabas Orno dalam sambutannya pada acara peresmian Kecamatan Kisar Utara, baru-baru ini mengungkapkan rasa syukurnya atas apa yang selama ini telah masyarakat lakukan dalam menjaga hubungan yang baik dengan Pemerintah Daerah MBD.
Share it:
Wonreli,
Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Drs Barnabas Orno dalam sambutannya pada acara peresmian Kecamatan Kisar Utara, baru-baru ini mengungkapkan rasa syukurnya atas apa yang selama ini telah warga masyarakat lakukan dalam menjaga hubungan yang baik dengan Pemerintah Daerah MBD.
Drs. Barnabas Orno
“Hari ini (Rabu, 5/4) saya kembali ke Wonreli Kisar setelah saya bersama masyarakat adat pulau Kisar mengantarkan ibukota Kabupaten MBD ke tempatnya di Tiakur pada tanggal 26 November 2012 lalu dan saya bersyukur bahwa sampai hari ini masyarakat MBD tetap memelihara hubungan sesama bersaudara,” ungkapnya.
Meskipun, diakui Orno, pernah terjadi rasa suka dan tidak suka antara satu sama lain sesama masyarakat MBD pada waktu pengalihan Pemerintahan dari Wonreli ke Tiakur pada November tahun lalu.
“Namun, sekarang ini saya sudah sangat bersyukur bahwa kita sudah saling memaafkan satu sama lain dan kita sudah tidak berdebat lagi tentang masalah ibukota MBD,” tandasnya.
Ditambahkannya, masyarakat  MBD semuanya adalah bersaudara mulai dari Serili di Pulau Marsela tempat matahari terbit sampai Ustutun di Pulau Wetar tempat matahari terbenam. Karena, apabila ibukota MBD tidak kembali ke tempatnya di Tiakur, pulau Moa maka masyarakat tidak akan pernah bermimpi untuk memekarkan satu kabupaten lagi yaitu Kabupaten Kepulauan Terselatan.
“Dan, hari ini juga saya memakai momen ini untuk menyampaikan permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Kepulauan Terselatan atas keterlambatan saya mengeluarkan rekomendasi atau keputusan Bupati tentang pemekaran Kabupaten Kepulauan Terselatan,” ungkap Orno.
Ditegaskan pula, bahwa dalam rekomendasi Bupati yang merupakan hadiah Natal dan Tahun Baru bagi warga masyarakat Kepulauan Terselatan, dirinya telah menentukan bahwa ibukota Kabupaten Kepulauan Terselatan berkedudukan di Wonreli–Kisar.
Sebelumnya, saat kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya, Drs Barnabas Orno dan Ir. Johanes Letelay, M.Si ke Pulau Kisar, Kecamatan Pulau-pulau Terselatan dalam rangka peresmian Kecamatan Kisar Utara, Sabtu (5/4), mendapat sambutan yang cukup meriah oleh seluruh komponen masyarakat yang ada di pulau tersebut.
Penyambutan tersebut diawali dengan penerimaan dan pengukuhan secara adat terhadap kedua petinggi Pemerintah Kabupaten MBD, kemudian dilakukan pagar hidup oleh para siswa-siswi dari tingkat sekolah dasar hingga ke tingkat sekolah menengah atas sepulau Kisar.
Sebagian besar masyarakat pulau Kisar juga turut serta dalam melakukan pagar hidup seperti yang dilakukan para pelajar untuk prosesi penyambutan yang dilakukan.(yan)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi