Futwembun : Aksi demo FPD tak wakili masyarakat Olilit

Tokoh pemuda Desa Olilit, Kecamatan Tanimbar Selatan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Rolland Futwembun menyatakan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh puluhan orang yang tergabung dalam Forum Peduli Demokrasi (FPD) adalah bukan merupakan aspirasi seluruh warga desa itu.
Share it:
Tokoh Pemuda Desa Olilit, Rolland Futwembun 
Saumlaki, Dharapos.com
Tokoh pemuda Desa Olilit, Kecamatan Tanimbar Selatan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Rolland Futwembun menyatakan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh puluhan orang yang tergabung dalam Forum Peduli Demokrasi (FPD) adalah bukan merupakan aspirasi seluruh warga desa itu.

Kecaman Rolland ini disampaikan menanggapi aksi demo FPD di kantor Bupati dan DPRD MTB yang mendesak Bupati setempat, Petrus Fatlolon untuk menghargai hak masyarakat adat di desa tersebut terkait mekanisme  pencalonan kepala desa.

“Sebagai tokoh pemuda Olilit, saya sama sekali tidak mendukung aksi demo tadi. Demo tadi itu tidak mewakili masyarakat Olilit karena itu hanya dilakukan oleh sekelompok warga yang notabene adalah sebagian anak soa Fanumby dan mereka tidak bisa berdemonstrasi mengatasnamakan masyarakat Olilit,” tegasnya.

Dikatakan, penyampaian aspirasi mengatasnamakan seluruh masyarakat desa Olilit hanya bisa dilakukan oleh Pemerintah desa atau Badan Permusyawaratan setempat.

Dengan demikian para demonstran harus bertanggung jawab kepada masyarakat desa karena mereka telah mengatasnamakan masyarakat Olilit dalam penyampaian tuntutan kepada Pemda dan DPRD MTB.

“Menurut mereka itu hal baik, tetapi bagi kami itu hal yang nantinya berimbas negatif terhadap
pembangunan di desa. Hampir 10 tahun, kami masyarakat Olilit tidak memiliki kepala desa definitif sehingga proses pembangunan tidak merata di desa kami,” akui Rolland.

Wakil Ketua DPD KNPI MTB ini mengklaim jika 85 persen masyarakat Olilit tidak menyetujui aksi demo dari FPD.

Termasuk bakal melawan para pihak yang sengaja mengganjal proses Pilkades Olilit yang saat ini sedang dalam tahapan menanti proses seleksi oleh Pemkab MTB.

“Aksi demo tadi itu hanya kepentingan segelintir orang yang punya kepentingan politik jelang Pemilihan Legislatif 2019 mendatang,” kecamnya.

Rolland berharap, tidak akan ada lagi demonstrasi susulan dari pihak tertentu yang mengatasnamakan aspirasi seluruh warga desa Olilit, sehingga proses Pilkades di desa itu berjalan lancar dan secepatnya menghasilkan pemimpin yang defenitif.

Untuk diketahui, aksi demo tersebut dikoordinir Damianus Batfutu, Alexander F. Belay dan Nyongky Buardalam

(dp-18)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi