Tahun Ini, Runway Bandara Mathilda capai 2.000 meter

Akhir tahun ini tepatnya Desember 2018, runway atau landasan pacu Bandar Udara Mathilda Batlayeri Saumlaki di Kabupaten Maluku Tenggara Barat akan mencapai panjang 2.000 meter dengan lebar 45 meter.
Share it:
Landas pacu Bandar ra Mathilda Batlayeri Saumlaki di Kabupaten Maluku Tenggara Barat
akan mencapai panjang 2.000 meter dengan lebar 45 meter. pada akhir tahun ini
Saumlaki, Dharapos.com 
Akhir tahun ini tepatnya Desember 2018, runway atau landasan pacu Bandar Udara Mathilda Batlayeri Saumlaki di Kabupaten Maluku Tenggara Barat akan mencapai panjang 2.000 meter dengan lebar 45 meter.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mathilda Batlayeri Saumlaki, Chairul Humam, yang dikonfirmasi Senin (9/7/2018).

“Februari 2018 lalu kita sudah menandatangani kontrak kerja untuk kegiatan perpanjangan dan pelebaran landasan Bandar Udara Mathilda Batlayeri Saumlaki. Kontraknya akan sampai Desember 2018 dan kita berharap pekerjaannya lancar hingga selesai tepat waktu,” urainya.

Pelaksana kegiatan perpanjangan bandara ini dimenangkan oleh PT. Sinar Sama Sejati yang memiliki mesin AMP tidak jauh dari lokasi bandara.

Sesuai kontrak, nilai proyek pekerjaan  ini sebesar Rp68.835.078.000.

Chairul menyatakan, pekerjaan kontraktor sudah dimulai sejak April, dimana pada tahap awal, dilakukan pengadaan material aspal dan batu pecah yang di datangkan dari luar daerah.

Untuk pekerjaan bandara ini, material batu pecahnya didatangkan dari Palu karena tidak ada bebatuan di wilayah Tanimbar yang memiliki daya tahan sesuai standar.

“Progress pekerjaan saat ini sudah mencapai 30 persen rampung. Memang agak terlambat karena belakangan ini kita di perhadapkan dengan musim penghujan sehingga menghambat proses kerja. Namun kita tetap optimis, pekerjaannya rampung akhir tahun ini,” cetusnya.

Kepala UPBU Mathilda Batlayeri Saumlaki, Chairul Humam
Chairul menyebutkan pula bahwa saat ini panjang landas pacu Bandara Mathilda Batlayeri yang sedang difungksikan adalah 1.641 dengan lebar 30 meter.

Di tahun 2017 lalu, ada pakerjaan penambahan panjang landasan sepanjang 209 meter yang sudah selesai dikerjakan. Sementara tahun ini, penambahan landasan pacu sepanjang 150 meter dan lebar 15 meter.

Jika pekerjaannya telah rampung di akhir tahun, pihak UPBU Mathilda akan menunggu hasil verifikasi dari Direktorat Jenderal Bandar Udara, Kementrian Perhubungan RI untuk mendapat persetujuan layak digunakan.

Dan setelah itu baru di publish dalam dokumen AIP sehingga perusahan-perusahan penerbangan bisa melirik dan menjadwalkan penerbangannya ke Saumlaki dengan pesawat berbadan lebar.

“Kalau mengacu pada master plan bandara, tahap akhirnya itu memiliki runway 2.500 x 45 meter. Nah, saat ini kita diberikan kesempatan untuk membangun 2.000 x 45 meter. Apakah dengan ini sudah banyak maskapai yang berbadan lebar melirik di Saumlaki atau tidak? Jika bertambah maka pasti kita akan diberikan tambahan anggaran untuk pembangunan lanjut runway-nya,” sambungnya.

Tentang pengawasan, Chairul mengaku selalu melakukan pertemuan dengan pihak  kontraktor untuk melihat progres pekerjaan dan memantau langsung pekerjaan di lapangan.

Selain itu, pekerjaan proyek tersebut dipantau langsung oleh Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

(dp-18)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi