Investor Belanda akui kualitas air di MTB

Presiden Direktur/CEO Engeldot Water International asal Amsterdam, Belanda, B.V. Jochem van Engelenhoven mengakui kualitas air bersih di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).
Share it:
CEO Engeldot Water International asal Amsterdam, Belanda, B.V. Jochem van Engelenhoven saat
meninjau sumber air bersih di Wemomolin Desa Ilngei, Kecamatan Tanimbar Selatan, MTB
Saumlaki, Dharapos.com
Presiden Direktur/CEO Engeldot Water International asal Amsterdam, Belanda, B.V. Jochem van Engelenhoven mengakui kualitas air bersih di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).

Pernyataan tersebut disampaikannya usai meninjau sumber air bersih di Wemomolin Desa Ilngei, Kecamatan Tanimbar Selatan yang dipasok selama ini oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) MTB untuk melayani masyarakat di kota Saumlaki dan sejumlah desa sekitar.

Jochem mengaku tertarik dengan kualitas air di MTB yang jauh berbeda dengan air bersih di Belanda, sehingga dia memutuskan untuk berinvestasi dalam waktu dekat ini.

“Sebenarnya MTB kaya akan kualitas sumber air, hanya saja sampai saat ini belum membantu meningkatkan ekonomi di daerah,”terangnya usai melakukan pertemuan dengan dengan Bupati setempat, Petrus Fatlolon dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Saumlaki, sekaligus meninjau sumber air minum di Wemomolin desa Ilngei, Kamis (26/7/2018).

Meskipun demikian, dia menghimbau kepada masyarakat  untuk tetap menjaga dan merawat kelestarian alam serta memelihara kebersihan sumber-sumber air minum sehingga tidak tercemar.

Jochen yang didampingi Robert Nammer, seorang rekannya itu menyatakan berencana  menandatangi Memoranfum Of Undrestanding (MoU) dengan Pemda Kabupaten MTB pada Oktober mendatang terkait pengelolaan air bersih.

Dalam pengelolahannya nanti, Engeldot menerapkan sistem pengelolaan air minum, air limbah dan kotoran untuk mendapatkan air yang aman, sehat dan murni bagi masyarakat.

Bupati Petrus Fatlolon di kesempatan itu menjelaskan, kunjungan Presdir Engeldot Water International asal Amsterdam, Belanda itu sebagai kunjungan balasan pasca penandatanganan Leter Of Intent (LOI) antara Pemkab MTB dan Engeldot International B.V di Amsterdam pekan lalu.

Yaitu berkaitan dengan dukungan terhadap rencana pengembangan ekonomi MTB dan percepatan pertumbuhan yang terkait dengan proyek pengembangan air.

Bupati Petrus Fatlolon foto bersama CEO Engeldot Water International dan stafnya
“Kedatangan mereka kali ini adalah merupakan tindak lanjut dari undangan Kedubes RI di Amsterdam. Kali ini bertujuan memastikan hal-hal teknis sehingga di bulan Oktober nanti kita akan menandatangani MoU,” tandas Bupati.

Penandatanganan noktah kesepahaman tersebut dalam hal pengelolaan air bersih untuk kebutuhan masyarakat termasuk kemasan air mineral, dimana kerja sama ini nanti dilakukan dengan PDAM MTB.

Menurutnya, air bersih akan dikelola dengan menggunakan teknologi canggih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan juga diolah dalam bentuk produk air kemasan yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Ada manfaat ganda yang akan kita terima yakni kita akan memperoleh transfer teknologi tentang pengelolaan air bersih, mereka akan membantu memanage manajemen PDAM MTB hingga nantinya menjadi sebuah badan usaha yang bisa menciptakan keuntungan. Seterusnya dengan kehadiran mereka ini akan mendorong peningkatan PAD,” bebernya.

Bupati menambahkan sejumlah manfaat lain dari kehadiran perusahaan ini  yakni jika ada produksi air kemasan mineral maka akan meningkatkan PAD melalui retribusi dan pajak daerah, serta terbukanya lapangan kerja.

Dirinya optimis, jika kerja sama ini dilakukan maka bukan tidak mungkin akan memberikan peluang bagi investor lain dari Belanda yang akan datang berinvestasi di MTB.

Direktur Utama PDAM MTB, Joksan Batlayar menyatakan bahwa wilayah tersebut memiliki potensi SDA namun masih ter kendala dalam distribusi.

Hal ini mengakibatkan PDAM baru melayani 20 persen masyarakat di wilayah MTB.

(dp-18)
Share it:

Maluku Tenggara Barat

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi