Cuaca Buruk, belasan penumpang nyaris tenggelam di Teluk Saumlaki

Angin kencang disertai gelombang yang tinggi di wilayah perairan teluk Saumlaki, kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) nyaris memakan korban.
Share it:
Tepat pukul 22.55 WIT, longboat yang membawa 16 penumpang berhasil ditemukan
dalam keadaan selamat pada posisi 08°00'028" LS - 131°15'358" BT
Saumlaki, Dharapos.com 
Angin kencang disertai gelombang yang tinggi di wilayah perairan teluk Saumlaki, kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) nyaris memakan korban.

Kapal yang ditumpangi 16 anak dan remaja serta dua orang dewasa dan sedang berlayar usai berkunjung ke lokasi pantai Sembunyi, salah satu pantai wisata di pulau Asutubun (pulau terluar NKRI – red), Minggu (8/7/2018) nyaris tenggelam.

Siaran pers yang diterima media ini dari Bagian Humas Polres MTB menyebutkan bahwa kejadian itu diketahui atas laporan Ny. Uly Emanratu (44), salah seorang guru yang beralamat di jalan Tanjung Batu, Saumlaki.

Ia menerangkan bahwa pada pukul 15.00 WIT, para penumpang masing-masing Indah (11), Hendri (13), Iven (12), Marcel (12), Irsa (15), Gloria (13), Juan (11), Mikael (7), Menase (11), Melfianus (16), Sadoflatur (10), Dani (15), Nita (10), Ronal (19), bersama Oktovina (53) dan sang operator longboat Maku (50) telah berangkat menuju lokasi wisata itu dengan menggunakan perahu nelayan (longboat).

Namun hingga saat dilaporkan para penumpang tersebut belum kembali ke rumah, sementara semua nomor telepon genggam mereka tak bisa dihubungi.

Aparat kepolisian akhirnya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan bertolak melakukan pencarian dengan menggunakan KP. Erapus XVI 2010 pada pukul 21.55 WIT.

Mereka melakukan pencarian di sekitar pantai Pertamina dan berkomunikasi dengan operator
longboat yang juga melakukan pencarian hingga di lokasi pantai Sembunyi.

Proses evakuasi oleh petugas sementara berlangsung
Namun longboat maupun para penumpang  tersebut tidak ditemukan.

Pada pukul 22.20 WIT, pencarian dilakukan agak melebar ke Tanjung Desa Lermatang dan pulau Nustual.

Tepat pukul 22.55 WIT, longboat dan para penumpang ditemukan dalam keadaan selamat pada posisi 08°00'028" LS - 131°15'358" BT.

Setelah tiba di pelabuhan Yos Sudarso Saumlaki, para penumpang diserahkan kembali kepada keluarganya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Oktovina, salah seorang penumpang menyebutkan bahwa perahu yang mereka tumpangi itu berangkat dari lokasi wisata sekitar pukul 16.30 WIT.

Namun karena dihantam ombak besar mengakibatkan mesin longboat mati dan mengakibatkan longboatpun terbawa arus hingga di sekitar pulau Nustual.

Mereka kemudian menurunkan jangkar dan berlabuh.

Para personil yang melaksanakan pencarian yakni Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) yakni: Ipda Ar.
Sambas, Bripka Esa Eklesia Bastianova Izaak, Brigadir Lawawan, Brigadir Douglas, Bripda S Latuperisa,  dibantu personil Sahbara dan Intel Polres MTB yakni Bripda Juan Retopjha dan Bripda Vedelis Alet.

Sementara personil BPBD MTB yang dipimpin langsung oleh Sekretaris BPBD, John Rananmasse, beranggotakan Yoseph Takndare, Paulus Belai dan Kevin Simanjuntak.

(dp-18)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi