Persiapan launching Pesparani Nasional I capai 75 persen

Jelang 8 Juni, persiapan launching Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Tingkat Nasional telah mencapai 75 persen.
Share it:
Plt. Gubernur Zeth Sahuburua saat memimpin Rapat Persiapan Menuju Sukses Pesparani I Tingkat
Nasional Tahun 2018, di lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (30/5/2018)
Ambon, Dharapos.com 
Persiapan launching Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Tingkat Nasional telah mencapai 75 persen.

Dikutip dari siaran pers Humas Pemprov Maluku, direncanakan, launching aka berlangsung di Kota Ambon tepatnya di gedung Serba Guna Xaverius pada 8 Juni mendatang.

“Direncanakan launching 8 Juni, dimana Dirjen Bimas Katolik akan datang beserta Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Nasional (LP3KN) dari Jakarta. Dan panitia telah siap. Tadi sudah menyampaikan laporan berupa gambaran pekerjaan sudah rampung kira-kira 75 persen,” demikian pernyataan Pelaksanaan Tugas (Plt) Gubernur Maluku Zeth Sahuburua yang dikonfirmasi, usai memimpin Rapat Persiapan Menuju Sukses Pesparani I Tingkat Nasional
Tahun 2018, di lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (30/5/2018).

Selaku Ketua Umum Pesparani I Tingkat Nasional di Maluku, Sahuburua meminta agar panitia lokal juga berkoordinasi dengan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

“Koordinasi dengan Walikota. Kalau boleh umbul-umbul setiap jarak 10 meter satu biar ramai,” sambungnya.

Sejumlah hal yang harus menjadi perhatian, dan perlu segera disiapkan, yaitu pembangunan atau penyiapan lokasi, persiapan lomba yakni penyiapan gedung lomba dan perlengkapannya, jadwal pelaksanaan lomba, technical meeting dan sebagainya.

“Berkaitan dengan Dewan Juri, kami minta Dewan juri LPK3N tingkat nasional. Kalau yang berasal dari lokal harus yang berkualifikasi. Untuk ini juga, kita akan berkoordinasi untuk minta dari tingkat nasional dan ini juga harus menjadi perhatian serius,” tuturnya..

Untuk persiapan seminar atau Musyawarah Nasioanal (Munas), panitia juga akan berkoordinasi dengan LP3KN, sehingga baik LP3KN maupun panitian daerah punya tanggungjawab masing-masing.

“Baik LP3KN maupun panitia daerah masing-masing punya tanggung jawab sehingga semuanya berjalan dengan baik dan manfaatnya untuk daerah Maluku terlihat. Saya juga minta agar dalam seminar kita sampaikan masalah pembangunan  daerah Maluku,’’ paparnya.

Sahuburua mengingatkan soal persiapan pameran berupa penyiapan lokasi pameran, seperti ijin penggunaan lokasi, perlengkapan, acara pembukaan pameran, partisipasi masing-masing kontingen, dan lain-lain agar disiapkan dengan baik.

“Berapa daerah yang ikut hingga koordinasi dengan 34 provinsi ini perlu. Apa yang mau dipamerkan,” terang Sahuburua.

Dilanjutkan, terkait persiapan wisata yaitu penyiapan lokasi mana yang harus dikunjungi, transportasi kontingen, dan teknis pelaksanaan wisata, dan lain-lain segera disiapkan dengan baik.

“Untuk menjual objek wisata, objek yang harus dikunjungi harus disiapkan toilet dan juga air,” cetusnya.

Suksesnya Pesparani Nasional membutuhkan kerja sama semua pihak dalam kebersamaan.

“Semua akan terselenggara dengan baik selain tekad kita, dibutuhkan kesatuan dan persatuan dan juga kebersamaan,” tukas Sahuburua.

(dp-19)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi