Pemda berharap Pilkada Malra sejalan dengan "Ain in Ain"

Demokrasi yang berkualitas tercipta dari proses kontestasi yang sehat, termasuk saat gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Maluku Tenggara.
Share it:
Pemberian cendera mata saat kegiatan Diskusi Politik 2018 di Langgur, Senin (14/5/2018)
Langgur, Dharapos.com
Demokrasi yang berkualitas tercipta dari proses kontestasi yang sehat, termasuk saat gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Maluku Tenggara.

Harapan untuk menghadirkan kontestasi yang sehat dalam pelaksanaan pesta demikrasi lima tahunan tersebut adalah suatu harapan  yang tidak hanya bermuara  dari amanat konstitusi.

"Akan tetapi yang lebih penting dari itu adalah suatu harapan  yang sejalan dengan adat istiadat kita selaku orang bersaudara atau Ain in Ain. Dan saya yakin dan percaya bahwa masyarakat Maluku Tenggara adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, sportivitas, toleransi dan hormat menghormati antara sesama anak bangsa," cetus Pejabat Sementara (Pjs) Bupati setempat Drs. Semuel Risambessy, MM dalam kegiatan Diskusi Politik 2018 di Langgur, Senin (14/5/2018).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Dearah Kabupaten Malra melalui Badan Kesbangpol  setempat sangat strategis karena bertepatan dengan pelaksanaan agenda politik nasional yaitu Pilkada secara serentak di 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota di Indonesia.

Diskusi ini juga merupakan momentun yang sangat strategis bagi pendidikan politik dan penguatan demokrasi di tanah air terutama di kabupaten Malra.

Lanjut Pjs. Bupati, tradisi kehidupan masyarakat di Malra telah menunjukkan sikap yang mencermin sikap hidup orang bersaudara.

"Dan kita harus terus merawat itu secara terus menerus bukan saja saat menghadapi pesta demokrasi tahun ini, akan tetapi lebih jauh dari itu adalah untuk kita jadikan modal dalam hidup berbangsa dan bernegara," imbuhnya.

Masyarakat Malra memiliki kualitas hidup yang tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu murahan yang bertujuan memecah belah kerukunan dan keutuhan hidup sesama orang bersaudara.

Selain itu, kegiatan Diskusi Politik berupa Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2017  tentang Pemilihan Umum dan PP Nomor 1 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas PP Nomor 5 Tahun 2009 tentang bantuan keuangan kepada partai politik diharapkan dapat mewujudkan kesamaan persepsi dan sinergitas yang kuat dan kesinambungan antara pemangku kepentingan Pemilu dalam upaya menciptakan Pilkada yang demokratis.

Sehingga pada saat berlangsungnya Pilkada pada 27 Juni nanti, masyarakat dapat berduyun duyun penuh serta antusias untuk datang ke TPS menggunakan hal pilihnya secara nyaman tanpa adanya tekanan dari  pihak manapun.

"Saya berharap partisipasi masyarakat tinggi pada saat pemungutan suara nanti dengan dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin terbaik bagi daerah bangsa dan negara," harapnnya.

Pemkab Malra, terang Pjs. Bupati akan terus mendukung pelaksanaan pesta demokrasi di wilayah tersebut  melalui progran dan kegiatan di OPD  terkait sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku.

Hal ini sangat perlu, mengingat Pilkada adalah merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan Pemerintahan yang demokratis.

"Untuk itu, diperlukan upaya dari seluruh komponen yang ada di daerah ini untuk menjaga kualitas pesta demokrasi ini nanti," tukasnya.

(dp-40)
Share it:

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi