Jabatan Eselon II - IV MTB kembali di rombak

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) kembali melakukan perombakan birokrasi yang kali pada pejabat eselon II - IV.
Share it:
Bupati MTB Petrus Fatlolon, SH, MH saat menyampaikan sambutan
Saumlaki, Dharapos.com
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) kembali melakukan perombakan birokrasi yang kali pada pejabat eselon II - IV.

Bertempat di pendopo kediaman Bupati MTB, Selasa (13/3/2018) prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung Bupati setempat, Petrus Fatlolon, SH, MH.

Sementara, Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan MTB, Ambrosius Polykarpus Sabono, S.Pi.
dan Sekretaris DPRD MTB, Drs. Herman Yosep Lerebulan.

Turut hadir Wakil Bupati, Agustinus Utuwaly, S.Sos, Sekretaris Daerah MTB, Piterson Rangkoratat, SH., para Asisten dan Staf Ahli, dan sejumlah pimpinan OPD setempat.

Bupati Fatlolon dalam sambutannya, mengatakan Pemerintah daerah dalam rangka menjalankan fungsi tugas baik di bidang pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik terus-menerus melakukan evaluasi.

Dengan berupaya untuk terus meningkatkan kinerja dalam rangka mewujudkan seluruh program
pembangunan baik yang bersifat fisik maupun non-fisik yang dilaksanakan oleh seluruh OPD dalam lingkup Pemkab MTB.

"Kalaupun hari ini ada pelantikan pejabat dalam jumlah yang banyak ini bertanda bahwa kita sedang bergerak maju untuk ada percepatan pembangunan pada berbagai bidang di daerah ini," tandasnya.

Bupati kemudian berpesan secara khusus kepada beberapa OPD lebih utama kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja yang baru saja di lantik agar dapat melakukan konsolidasi.

"Karena di Dinas ini ada pergantian pejabat yang signifikan dalam rangka menjawab tantangan ketersediaan beras yang cukup di Kabupaten Maluku Tenggara Barat," cetusnya.
OPD yang lain seperti Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan dituntut hal yang sama.

"Untuk Dinas Ketahanan Pangan agar supaya beras cadangan pangan harus tersedia teristimewa sehingga suatu saat bila terjadi kekurangan harus segera melepas stok beras yang ada. Sementara Dinas Sosial agar segera merealisasikan beras raskin yang harusnya di alokasikan untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Bupati  juga berharap kepada pejabat yang baru saja di lantik agar dapat menyesuaikan dan mempelajari tupoksi pekerjaan dengan jabatan yang baru sehingga tidak mengalami kendala dalam
melaksanakan tugas sehari-hari.

"Kami telah melakukan kajian dan penilaian-penilaian sebelum menunjuk dan melantik bapak ibu semua," tukasnya.

(dp-18)
Share it:

Maluku Tenggara Barat

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi