Warga Keluhkan Akses Jalan di Ohoinol

Warga masyarakat Ohoinol, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara kembali mengeluhkan akses jalan di wilayahnya.
Share it:
Akses jalan ke Ohoinol, Kecamatan Kei Kecil Timur, dalam kondisi rusak parah
Langgur, Dharapos.com
Warga masyarakat Ohoinol, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara kembali mengeluhkan akses jalan di wilayahnya.

Pasalnya, hingga kini kondisi jalan tersebut rusak berat sehingga berbagai aktivitas masyarakat melalui jalan tersebut benar-benar terhambat.

Kepada Dhara Pos, salah satu tokoh masyarakat setempat yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengakui hingga saat ini masyarakat Ohoinol sangat terganggu dengan kondisi jalan di wilayah tersebut.

Ia kemudian mencontohkan para siswa yang bersekolah di SMK Negeri Ohoinol yang memang dijanjikan Yunus Serang sewaktu kampanye periode pertama lalu dan langsung direalisasikan sampai sekarang.

“Tetapi karena masalah jalan rusak sehingga orang tua yang tinggal jauh mengeluh kalau anaknya ke sekolah itu paling susah. Begitu pula dengan guru yang dari kota mau ke SMK Negeri Ohoinol untuk mengajar itu juga paling susah, karena jalan ini buat mereka tak mampu jalan,” bebernya.

Belum lagi akses masyarakat dari kampung mau ke kota maupun sebaliknya, benar-benar terkendala dengan kondisi jalan. Roda perekonomian tidak bisa berjalan dengan baik.

Padahal Ohoinol menjadi salah satu wilayah sebagai pemasok sayur mayur  ke pasar untuk kebutuhan masyarakat kota.

Diakuinya, akses masyarakat ke kota harus menempuh jarak 6 Km kini sudah tidak memungkinkan lagi.

“Dari dulu tidak pernah ada perubahan padahal waktu kampanye pilkada baik periode pertama maupun periode kedua lalu, Bupati dan wakilnya berjanji akan membuat perubahan di Ohoinol demi menyejahterakan masyarakat. Pertanyaan saya buktinya apa,” akui sumber.

Menurutnya, masyarakat Ohoinol sejak dulu sangat mengharapkan adanya perubahan di wilayahnya dimana selain pembangunan infrastruktur jalan juga yang tak kalah penting bagi mereka adalah terkait fasilitas telekomunikasi.

“Hal-hal seperti ini harus di perhatikan dengan baik oleh Pemerintah daerah karena kita ini bagian dari masyarakat Maluku Tenggara dan itu yang sangat kita harapkan. Sehingga apa yang telah dijanjikan saat kampanye dulu seharusnya segera ditepati karena masih ada waktu,” pinta sumber.

Ditambahkan pula, selain dari Dana Desa, bantuan Pemda khusus infrakstruktur jalan yang bersumber dari APBD hingga sekarang belum dinikmati bahkan semua janji-janji tidak juga ditepati.

Sumber kemudian menyinggung soal kekuatan suara masyarakat Ohoinol yang telah memenangkan pasanagan Anderias Rentanubun dan Yunus Serang pada 2 periode pelaksanaan Pilkada setempat.

“Kenyataannya, periode pertama keduanya menang besar di Ohoinol kemudian periode kedua juga sama tapi suaranya sudah menurun jauh. Jangan sampai pada saat pemilihan Gubernur Maluku nanti banyak yang akhirnya lari karena janji-janji tidak direalisasikan,” singgungnya.

Ia mengingatkan, meski Ohoinol merupakan wilayah yang masuk ke pelosok namun jumlah masyarakat cukup besar sehingga bakal memberikan dampak yang besar saat pesta demokrasi 2018 mendatang baik untuk Maluku Tenggara maupun saat Pilgub Maluku.

Olehnya itu, sumber kembali mendorong Pemda setempat dalam hal ini Bupati Ir. Anderias
Rentanubun untuk segera merealisasikan janjinya untuk mensejahterakan masyarakat Ohoinol.

“Ini sudah mau habis periode dua jadi kami mengharapkan agar jalan Ohoinol segera diperbaiki. Apalagi Bupati mau calon Wakil Gubernur lagi lalu kami masyarakat mau harap apa? Jangan sampai akhirnya masyarakat tidak mendukung sama sekali,” tukasnya.

(dp-40)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi